Ingat, Mengemudi Sambil Main Ponsel Lebih Bahaya dari Pengaruh Alkohol

Kompas.com - 24/08/2020, 14:22 WIB
Ilustrasi menyetir sambil gunakan ponsel. SHUTTERSTOCKIlustrasi menyetir sambil gunakan ponsel.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Sekarang ini berkendara sambil mengoperasikan handphone, seolah sudah menjadi kebiasaan yang wajar dilakukan di Indonesia.

Tidak hanya pengemudi kendaraan roda empat, tetapi pengendara roda dua pun banyak yang bermain ponsel sambil berkendara.

Mungkin belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa kebiasaan menggunakan gawai saat mengemudikan kendaraan bermotor menyimpan berbagai bahaya.

Bahkan, potensi bahaya bermain ponsel sambil berkendara lebih berbahaya daripada pengaruh alkohol dari dua botol bir.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting ( JDDC) Jusri Pulubuhu saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2020).

Baca juga: Ini Bahaya Naik Motor Sambil Bermain HP

Jusri menambahkan, potensi kecelakaan saat mengemudikan kendaraan sambil bermain HP lebih besar dibandingkan berkendara dalam kondisi mabuk.

Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendaragoogle Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara

Hal ini karena saat bermain ponsel pengendara tidak lagi memperhatikan jalan yang dilewati serta pengguna jalan di sekitarnya.

"Berdasarkan penelitian, bahaya bermain HP saat berkendara adalah empat kali lipat lebih besar dari seseorang yang sedang mabuk atau dalam pengaruh alkohol (dalam dosis 2 botol bir),” ucapnya.

Mereka, lanjut Jusri, sama saja dengan berkendara dalam kondisi mata tertutup. Sementara, saat berkendara dalam kondisi mabuk pengendara mabuk masih melihat jalan meski responnya lebih lambat.

Baca juga: Mengendarai Motor Sambil Dengarkan Musik Bahaya, Ini Penjelasannya

“Maka bisa dibayangkan, betapa bahayanya mengoperasikan atau bermain telepon genggam saat mengemudi,” katanya.

Ilustrasi kecelakaanSHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan

Jusri juga mengatakan, berdasarkan hasil penelitian institusi keselamatan berkendara di Inggris sedikitnya ada tiga tipe penggunaan ponsel, yaitu texting dan membaca, bicara di telepon tanpa wireless, dan bicara dengan wireless.

"Dari ketiga perlakuan tersebut memberikan kualitas konsentrasi yang buruk sekali saat mengemudi. Mengganggu konsentrasi kita dan berpengaruh pada kemampuan persepsi dan motorik," tuturnya.

Baca juga: Ini Bahaya Naik Sepeda Motor Sambil Merokok

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan tersebut, potensi gangguan yang akan dialami pengendara saat mengemudi sambil berbicara tanpa wireless di atas 65 persen.

“Sedangkan saat berbicara menggunakan wireless potensi bahayanya sebesar 47 persen. Sementara untuk texting sebesar 40 persen,” ujar Jusri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X