[POPULER OTOMOTIF] Mobil Bekas Rp 25 Jutaan | Kenali Aki Mobil Rekondisi

Kompas.com - 15/08/2020, 07:10 WIB
EQRS berfungsi untuk memudahkan melepas kepala pengendara dari helm jika terjadi kondisi darurat. Foto: premiumhelmets.com.auEQRS berfungsi untuk memudahkan melepas kepala pengendara dari helm jika terjadi kondisi darurat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peminat mobil bekas di masa pandemi Covid-19 semakin meningkat, jika dibandingkan saat awal virus Corona masuk ke Indonesia.

Banyak konsumen yang memilih mobil seken guna menunjang aktivitas sehari-harinya. Terutama di wilayah dengan kategori zona merah penyebaran virus Corona seperti di DKI Jakarta.

Menggunakan kendaraan pribadi dinilai lebih aman dari Covid-19 dibandingkan saat menggunakan transportasi umum.

Maka dari itulah kemudian banyak yang memutuskan untuk membeli kendaraan roda empat bekas pakai.

Selain itu, wajib tahu juga soal ciri aki mobil hasil rekondisi. Penasaran seperti apa, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Jumat 14 Agustus 2020:

1. Jangan Pakai Helm Motocross buat Harian

Helm untuk balap trail yang dijual di AHRS Racing Shop, Depok.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Helm untuk balap trail yang dijual di AHRS Racing Shop, Depok.

Mengendarai motor pastinya wajib untuk mengenakan helm. Helm yang digunakan berfungsi untuk melindungi kepala agar mengurangi risiko cedera saat terlibat dalam kecelakaan.

Bentuk helm full face yang ada di pasaran ada beragam, salah satu contohnya yaitu helm motocross. Helm motocross memiliki bentuk yang lebih unik, seperti model dagu yang mengerucut dan adanya tambahan pet yang panjang.

Kedua komponen tadi yang ada di helm motocross sangat berperan dalam penggunaan off road. Lalu bagaimana jika helm motocross ini dipakai untuk harian di jalan aspal?

Baca juga: Jangan Pakai Helm Motocross buat Harian

2. Hampir Rampung, Tol Bogor Ring Road Sudah Tembus sampai Semplak

Jalan Tol BORR Seksi 3A Simpang Yasmin-Semplak.Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Jalan Tol BORR Seksi 3A Simpang Yasmin-Semplak.

Bagi Anda pengguna Tol Bogor Outer Ring Road ( BORR), sejak Minggu (9/8/2020), proses pengerjaan konstruksi Seksi 3A dari Simpang Yasmin ke Semplak telah mencapai 99,139 persen.

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Dedi Krisnariawan Sunoto mengatakan, jika proses konstruksi selesai, pengerjaan akan dilanjutkan dengan uji layak fungsi untuk segera dioperasikan.

“Direncanakan, pengoperasian dilakukan secara bertahap. Tahap saat ini akan dioperasikan tanpa On Ramp RSIA Bunda Suryatni mengingat potensi traffic pada on ramp ini sangat kecil,” ujar Dedi dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Hampir Rampung, Tol Bogor Ring Road Sudah Tembus sampai Semplak

3. 10 Mobil Bekas Rp 25 Jutaan, Bisa Dapat BMW Lawas

Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).Ari Purnomo Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).

Peminat mobil bekas di masa pandemi Covid-19 semakin meningkat, jika dibandingkan saat awal virus Corona masuk ke Indonesia.

Banyak konsumen yang memilih mobil seken guna menunjang aktivitas sehari-harinya. Terutama di wilayah dengan kategori zona merah penyebaran virus Corona seperti di DKI Jakarta.

Menggunakan kendaraan pribadi dinilai lebih aman dari Covid-19 dibandingkan saat menggunakan transportasi umum.

Maka dari itulah kemudian banyak yang memutuskan untuk membeli kendaraan roda empat bekas pakai.

Baca juga: 10 Mobil Bekas Rp 25 Jutaan, Bisa Dapat BMW Lawas

4. Inovasi Ducati Desmosedici GP20 yang Belum Diikuti Kompetitor

Rear wheel aero pada Ducati Desmosedici GP20MotoGP Rear wheel aero pada Ducati Desmosedici GP20

Ducati di MotoGP terkenal dengan inovasinya dalam pengembangan aerodinamika motor. Hampir semua inovasi yang dilakukan Ducati juga diikuti oleh kompetitornya.

Salah satu inovasi yang belum diikuti adalah Rear Wheel Aero. Komponen ini menutupi setengah bagian dari pelek belakang dan pastinya terbuat dari carbon fiber.

Baca juga: Inovasi Ducati Desmosedici GP20 yang Belum Diikuti Kompetitor

5. Jangan Tertipu, Kenali Ciri-ciri Aki Mobil Rekondisi

Ilustrasi perawatan aki pada mobilpersonal.neacelukens.com Ilustrasi perawatan aki pada mobil

Bagi pemilik kendaraan yang punya rencana mengganti aki mobil, harus sedikit lebih teliti ketika membeli. Sebab, banyak beredar aki rekondisi dijual secara bebas dan diklaim baru, sehingga bisa merugikan konsumen.

Agar tidak tertipu, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi memberikan tips. Paling utama, jangan membeli aki di toko yang tidak terpercaya, misal sekaligus menawarkan tukar tambah.

“Sebaiknya beli atau ganti aki di toko yang sudah terpercaya. Kalau direkondisi itu, aki yang sudah lama diperbaiki lagi, lalu dibersihkan dan dijual lagi dengan harga yang setengah lebih murah,” ujar Didi kepada Kompas.com.

Baca juga: Jangan Tertipu, Kenali Ciri-ciri Aki Mobil Rekondisi

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X