Jangan Tertipu, Kenali Ciri-ciri Aki Mobil Rekondisi

Kompas.com - 14/08/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi perawatan aki pada mobil personal.neacelukens.comIlustrasi perawatan aki pada mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pemilik kendaraan yang punya rencana mengganti aki mobil, harus sedikit lebih teliti ketika membeli. Sebab, banyak beredar aki rekondisi dijual secara bebas dan diklaim baru, sehingga bisa merugikan konsumen.

Agar tidak tertipu, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi memberikan tips. Paling utama, jangan membeli aki di toko yang tidak terpercaya, misal sekaligus menawarkan tukar tambah.

“Sebaiknya beli atau ganti aki di toko yang sudah terpercaya. Kalau direkondisi itu, aki yang sudah lama diperbaiki lagi, lalu dibersihkan dan dijual lagi dengan harga yang setengah lebih murah,” ujar Didi kepada Kompas.com.

Baca juga: Jangan Pakai Helm Motocross buat Harian

Aki mobil basahSuparna Aki mobil basah

Ciri lain, lanjut Didi bisa dilihat dari terminal negatif dan positif. Apabila sudah ada goresan atau covernya mengembung dipastikan itu aki yang rekondisi. Faktor lain, bisa dilihat juga dari tampilan warna, terkadang sedikit kusam.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Kaca Film Bisa Bikin Mobil Irit Bensin?

“Biasanya itu ciri-ciri utamanya, mau aki basah atau kering. Biasanya yang direkondisi aki basah konvensional bukan kering, karena aki kering jarang direkondisi,” katanya.

Tidak hanya itu, konsumen juga harus curiga apabila penjual hanya memberikan garansi sekitar satu atau tiga bulan. Sebab, jika membeli di tempat yang terpercaya atau aki baru diberikan garansi sekitar satu tahun.

“Memang tidak selalu seperti itu, tetapi kita sudah harus curiga jika kondisi aki tersebut sudah seperti yang saya sebutkan sebelumnya,” tutur Didi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X