Honda Sudah Pesimistis pada Marc Marquez Musim Ini

Kompas.com - 07/08/2020, 10:42 WIB
Marc Marquez menang di GP Brno. MotoGPMarc Marquez menang di GP Brno.

BRNO, KOMPAS.com - Manager Tim Repsol Honda, Alberto Puig mengatakan Marc Marquez akan sulit mempertahankan gelar juara dunia musim ini, setelah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan lengannya patah.

Alasannya saat ini Marc tertinggal 50 poin dari dua seri sebelumnya. Marc juga akan absen di Ceko yang membuat gap poinnya bertambah. Sedangkan sampai kini belum ada kejelasan kapan dia bisa turun balap lagi.

Baca juga: Jangan Parkir Mobil Dalam Kondisi Masuk Gigi

"Kamu tidak bisa bilang tidak akan untuk suatu hal. Ini belum berakhir. Tapi yang jelas, ini lebih sulit dan buat yang lain katakanlah 'jendela' terbuka, yang sebelumnya tidak punya kesempatan mungkin sekarang punya," katanya dilansir Crash.net, Jumat (7/8/2020).

Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020HRC Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020

Tertinggal poin di musim ini memang kendala besar buat pebalap. Karena jumlah musim ini tidak sebanyak musim lalu. Sehingga sekalinya tidak meraih poin akan sulit untuk bagi pebalap mengejar poin kembali. 

"Secara matematis itu akan lebih sulit untuk Marc dengan kondisi seperti ini. Kadang Anda menang, kadang-kadang Anda kalah. Dalam kasus Marc biasanya dia menang. Tapi sekarang itu akan lebih sulit," kata Puig.

Baca juga: Sebulan Meluncur, Kawasaki ZX-25R Sudah Dipesan 1.900 Unit

Seperti diberitakan, Marc harus menjalani operasi kedua karena pelat penyambung di lengan kanannya patah saat membuka jendela di rumahnya.

Marc Marquez terjatuh saat balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020).Dok. Twitter MotoGP Marc Marquez terjatuh saat balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020).

Operasi kedua ini membuat waktu penyembuhan tulang yang patah menjadi makin lama. Marc dipastikan tidak akan turun di seri ketiga MotoGP 2020 di Brno, Ceko, atau sampai waktu yang belum ditentukan.

"Ini mungkin disebabkan karena tekanan yang dia alami. Tapi kami pergi ke Jerez karena dokter memberi izin untuk melakukannya dan mereka tidak pernah memberi tahu kami bahwa pelatnya bisa pecah," katanya.

"Jika kami tahu sebelumnya soal info ini, mungkin dia tidak akan mencoba pergi ke Jerez atau Honda tidak akan memberinya kesempatan untuk naik motor," kata Puig.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X