Kebiasaan yang Bisa Menyelamatkan Pemotor dari Kecelakaan di Jalan

Kompas.com - 07/08/2020, 09:42 WIB
Pengendara motor berhenti di pinggir jalan untuk melihat aksi nekat Agustinus di SUTET daerah Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Selasa (15/8/2017). Lila Wisna PutriPengendara motor berhenti di pinggir jalan untuk melihat aksi nekat Agustinus di SUTET daerah Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Selasa (15/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemampuan atau teknik berkendara mutlak harus dimiliki oleh pemotor. Hal ini turut membantu dalam keselamatan berkendara. Namun, beberapa orang hanya sekadar bisa mengendarai tetapi kurang sadar akan keselamatannya.

Salah satu hal yang sering dijumpai di jalan yaitu pemotor yang asal masuk ke jalan raya, tanpa memperhatikan kondisi di belakangnya. Tentunya hal ini sangat berbahaya karena pengguna jalan lain bisa kaget dan kehilangan kendali kendaraannya.

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani mengatakan, menengok ke belakang sebelum mulai berkendara sangat perlu untuk dilakukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan jalan yang akan dilewati aman.

Baca juga: Mengapa Moto3 Satu Silinder Lebih Kencang dari ZX-25R yang 4-Silinder?

Pengendara motor berhenti di depan plang besi Valet Parking di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2016) siang. Layanan Valet Parking mulai hadir di dekat pintu masuk Pasar Gede pada tanggal 5 Januari 2016.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pengendara motor berhenti di depan plang besi Valet Parking di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2016) siang. Layanan Valet Parking mulai hadir di dekat pintu masuk Pasar Gede pada tanggal 5 Januari 2016.

“Melihat ke belakang bisa untuk memastikan kondisi jalan yang aman. Biasanya ada kendaraan yang tiba-tiba muncul karena tidak terlihat dari spion,” kata Agus kepada Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

Hanya mengandalkan spion motor tidak membantu melihat sisi belakang secara keseluruhan. Kadang orang masih tidak menyadari pentingnya menengok ke arah belakang agar aman dari celaka.

Perilaku orang yang main selonong saat mau masuk ke jalan, itu yang biasa menjadi penyebab dari kecelakaan. Selain itu, ada juga hal sepele yang bisa menyelamatkan saat berada di jalan raya, yaitu turunkan hanya kaki kiri saat berhenti di pinggir jalan.

Baca juga: Diskon Mobil Murah Bulan Ini Tembus Puluhan Juta Rupiah

“Kaki kanan stand by di pedal rem belakang agar motor tidak bergerak. Sementara untuk motor matik, kaki kanan tidak turun bisa menghindari kendaraan yang menyalip dari sisi bagian kanan,” ucap Agus.

Jadi kalau kaki kanan turun, khawatir tersenggol kendaraan lain yang menyalip dari sisi kanan. Oleh karena itu, disarankan agar hanya menurunkan kaki kiri saat motor berhenti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X