Kerusakan Fuel Pump Innova dan Fortuner Bukan Karena Kualitas BBM

Kompas.com - 03/08/2020, 13:41 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota melakukan recall atau kampanye perbaikan enam model yang dipasarkan di Indonesia. Di antaranya Toyota Alphard keluaran 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser tahun 2013-2014, serta Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux lansiran 2017-2019.

Secara total ada 36.841 unit yang terkena recall fuel pump. Dalam rilis resminya, Toyota menyebut tidak semua mobil dalam rentang tahun produksi tersebut ikut terlibat, hanya mobil dengan VIN (Vehicle Identification Number) tertentu yang terdampak.

Kerusakan sistem fuel pump sempat memunculkan anggapan soal kualitas bahan bakar di Indonesia. Disinyalir pompa bensin beberapa model Toyota mengalami kerusakan karena diisi dengan BBM jenis Premium.

Baca juga: Ada Masalah Fuel Pump, Toyota Recall Kijang Innova dan Fortuner

Toyota Fortuner jadi pesaing utama Mitsubishi Pajero SportTAM Toyota Fortuner jadi pesaing utama Mitsubishi Pajero Sport

Namun anggapan ini dibantah oleh Eko Arif, Person In Charge (PIC) Program Recall Fuel Pump PT Toyota Astra Motor.

Menurut Eko, kerusakan fuel pump enam model Toyota tersebut bukan karena kualitas bahan bakar di Indonesia.

“Jadi kerusakan ada di pompa bahan bakar, tepatnya bagian impeller atau baling-baling. Kelihatannya ada masalah di situ,” ujar Eko, kepada Kompas.com (3/8/2020)

Baca juga: Polisi Bakal Tindak Tegas Pengemudi yang Akali Aturan Ganjil Genap

Suasana di bengkel resmi Auto2000 Toyota di Jalan Siliwangi, Bogor pada Minggu (31/12/2017). Bengkel Auto2000 di Bogor merupakan satu dari empat bengkel resmi Toyota yang tetap buka 24 jam selama musim liburan panjang Natal dan Tahun Baru, tepatnya dari 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Suasana di bengkel resmi Auto2000 Toyota di Jalan Siliwangi, Bogor pada Minggu (31/12/2017). Bengkel Auto2000 di Bogor merupakan satu dari empat bengkel resmi Toyota yang tetap buka 24 jam selama musim liburan panjang Natal dan Tahun Baru, tepatnya dari 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

“Karena impeller enggak bisa diganti satuan, jadi harus satu unit fuel pump diganti,” kata pria yang juga menjabat After Sales Service Lexus Indonesia.

Eko menambahkan, kerusakan fuel pump hanya terjadi pada mobil tipe bensin. Sementara untuk model bermesin diesel tidak mengalami kerusakan, karena menggunakan sistem fuel pump yang berbeda.

“Tapi saya pikir masalah bukan karena kualitas BBM di Indonesia. Karena kalau karena faktor BBM, harusnya semua bisa terlibat,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X