Pemilik Mobil Matik, Begini Cara Menghadapi Turunan

Kompas.com - 03/08/2020, 08:42 WIB
Petugas kepolisian sedang mengatur arus lalu lintas di kawasan Gunung Mas Puncak dalam penerapan uji coba dibukanya kembali jalur Puncak setelah sempat ditutup paska peristiwa bencana longsor beberapa waktu lalu, Senin (19/2/2018). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahPetugas kepolisian sedang mengatur arus lalu lintas di kawasan Gunung Mas Puncak dalam penerapan uji coba dibukanya kembali jalur Puncak setelah sempat ditutup paska peristiwa bencana longsor beberapa waktu lalu, Senin (19/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil matik memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan transmisi manual, termasuk cara pengereman. Mobil matik memiliki teknik khusus terutama ketika melintasi jalan menurun.

Dealer Technical Support Departement Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, bahwa mobil bertransmisi matik jangan hanya mengandalkan rem saat melewati turunan terjal.

Menurutnya, perlu dibantu dengan engine brake agar menjadi maksimal dan mengurangi keausan pada komponen tertentu.

Baca juga: Begini Teknik Aman Berkendara Motor Pakai Boks                    

“Disarankan mobil bertransmisi matik saat turunan terjal menggunakan gigi rendah. Seandainya hanya menginjak rem, yang menahan beban dan menghentikan laju mobil hanya sistem rem saja, tidak dibantu dari mesin,” ujar Didi kepada Kompas.com.

Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik

Apabila terlalu lama menginjak pedal rem dikhawatirkan terjadi vapor lock atau kondisi di mana rem menjadi panas, minyak rem mendidih. Didi menjelaskan, ketika mendidih, minyak rem akan menimbulkan uap air yang dapat menyebabkan rem blong.  

“Dikhawatirkan kalau menginjak rem secara terus menerus nanti kondisinya jadi panas dan terjadi yang namanya vapor lock,” katanya.

Sementara itu, Owner Worner Matic, Hermas Prabowo, mengatakan, pada mobil matik fasilitas engine brake biasanya ada pada low gear. Bisa pada L, dan pada beberapa tipe matik ada yang di posisi tuas 2.

Baca juga: Awas Overload, Begini Cara Menghitung Bobot Maksimum Mobil

Cara menggunakan engine brake cukup memindahkan tuas dari D ke 2 atau L, sebaiknya hal ini dilakukan dalam kecepatan rendah. Misal, tuas di geser saat laju mobil tidak lebih dari 30 Km per jam (Kpj), agar tidak menimbulkan overspeed. Selanjutnya tinggal mengatur rem saja,” ujar Hermas.

Jadi, bagi pengemudi yang biasa mengemudikan mobil bertransmisi manual, ketika beralih ke matik sebaiknya pahami dulu prosedur dari mobil bertransmisi matik. Sebab tak sedikit orang mengalami kecelakaan karena belum terbiasa.

Posisi

Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X