Jangan Asal, Nyala dan Matikan AC Mobil Ada Aturannya

Kompas.com - 21/07/2020, 18:41 WIB
ac mobil Kompas.com/Fathan Radityasaniac mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ingin mematikan dan menonaktifkan pendingin kabin ( air conditioner alias AC) tidak boleh sembarang dilakukan. Apabila tidak mengikuti aturan, maka tidak menutup kemungkinan komponen tersebut bisa cepat rusak.

Misal, ketika mematikan mesin sebaiknya AC juga ikut dinonaktifkan. Sebab, dalam jangka waktu panjang akan ada komponen yang cepat rusak sebelum waktunya.

Business Development Rotary Bintaro, Kelvin Ong, mengatakan, jika dalam kondisi menyala sebenarnya tidak akan merusak kompresor. Tetapi ada komponen yang cepat bermasalah yaitu altenator dan aki.

“Jadi, ketika mobil mau dinyalakan butuh tenaga yang cukup tinggi. Jika AC dalam posisi menyala maka daya ke magnet kompresor menjadi lebih besar,” ujar Kelvin kepada Kompas.com, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Mobil Diesel Tak Boleh Ganti-ganti Jenis Solar, Mitos atau Fakta?

Kelvin melanjutkan, ada kebiasaan buruk lain yang kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan. Yaitu menghidupkan dan mematikan AC mobil saat putaran mesin masih tinggi.

ac mobilKompas.com/Fathan Radityasani ac mobil

“Sebab saat putaran mesin tinggi, otomatis putaran kompresor juga ikut tinggi. Apabila AC mobil tiba-tiba dimatikan atau dinyalakan dalam kondisi tersebut, maka kompresor mobil akan menanggung beban yang cukup besar,” kata Kelvin.

Baca juga: Disuntik Mati di AS, Bagaimana Nasib Honda Jazz di Indonesia?

Dampaknya, akan terjadi gesekan yang cukup besar pada komponen pulley AC dan center piece kompresor.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Service Head Auto2000 Bekasi, Sapta Agung Nugraha, yang mengatakan bahwa tidak ada salahnya untuk ikut menonaktifkan AC ketika mesin mobil tidak menyala. Efek yang dirasa untuk jangka panjang.

“Pasalnya banyak komponen penting yang tedapat pada AC, seperti kompresor, kondesor, hingga evaporator. Apabila ketika komponen itu bermasalah, maka kinerja AC pun menjadi tidak maksimal,” kata Sapta.

Sapta menyarankan untuk pemilik kendaraan roda empat, tidak ada salahnya untuk memposisikan tombol AC pada posisi off ketika mesin mobil dimatikan.

“Ketika mesin menyala, maka AC juga boleh dinyalakan kembali. Agar lebih awet saja semua komponen-komponen penting pada AC tersebut,” ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X