Kompas.com - 21/07/2020, 14:22 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan sebaiknya disesuaikan dengan kompresi mesinnya.

Biasanya pabrikan memberikan rekomendasi jenis bahan bakar yang sesuai untuk setiap produknya. Termasuk dalam hal penggunaan bahan bakar untuk kendaraan roda empat dengan mesin diesel.

Banyak yang percaya bahwa mobil berbahan bakar jenis solar ini akan lebih bagus jika setia pada satu jenis solar saja.

Apabila terlalu sering berganti-ganti jenis bahan bakar maka bisa menimbulkan berbagai permasalahan pada mesin.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Ini Ketika Mengemudikan Mobil Transmisi Matik

Menanggapi hal tersebut, Service Advisor (SA) Astra Isuzu Solo, Jawa Tengah (Jateng) Haryanto mengatakan, bahwa mobil diesel bebas saja berganti-ganti jenis solar.

Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell V-Power ke mobil BMW 520i Luxury saat acara flag-off dari BMW Driving Experience di SPBU Shell, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta, Senin (12/3/2018). Program BMW Driving Experience merupakan kegiatan untuk menempuh lima kota besar sejauh 900 kilometer dengan mengendarai BMW Seri 5, salah satunya BMW 520i Luxury yang memiliki mesin 4-silinder BMW TwinPower Turbo serta memakai bahan bakar berkualitas.

Sebaliknya, sekarang ini banyak pemilik mobil bermesin diesel justru mencampur bahan bakarnya dengan jenis yang berbeda.

Perilaku ini tentunya menjadi sebuah bukti bahwa penggunaan bahan bakar yang berbeda tidak masalah dan bisa saja dilakukan.

“Sebenarnya tidak ada efeknya, malah sekarang banyak yang di mix antara bio solar dengan dexlite,” ujar Haryanto kepada Kompas.com belum lama ini.

Haryanto menambahkan, pemilik mobil bisa menggunakan jenis solar yang berbeda dan ini berpengaruh pada pembakaran yang terjadi di dapur pacu.

Baca juga: Mobil Mesin Diesel Lebih Irit dari Bensin, Mitos atau Fakta?

Semakin bagus jenis solar yang diminum oleh kendaraan maka pembakaran yang terjadi juga lebih sempurna.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.