Kurangi Penyebaran Virus Corona Pakai Sekat Partisi di Mobil

Kompas.com - 13/07/2020, 15:42 WIB
Sekat partisi pada mobil pengujian praktik SIM di Satpas Daan Mogot Dok. Satpas SIM Daan MogotSekat partisi pada mobil pengujian praktik SIM di Satpas Daan Mogot
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada masa new normal atau kewajaran baru, sejumlah transportasi umum berbasis non massal, seperti taksi online sudah kembali beroperasi. Meski diberi kelonggaran, pihak penyedia layanan tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan yang lengkap.

Selain membatasi jumlah penumpang dan melakukan pengecekan suhu tubuh, tak sedikit perusahaan atau asosiasi taksi online menyediakan sekat partisi untuk membatasi driver dan penumpang.

Cara ini ternyata efektif mengurangi penyebaran virus corona di dalam interior mobil. Apalagi sirkulasi udara di dalam mobil tertutup rapat seperti halnya sebuah ruangan.

Baca juga: Virus Corona Menyebar lewat Udara, Begini Cara Aman Naik Ojek Online

Sekat partisi mobil yang dimodifikasi BAV Luxury Auto DesignIstimewa Sekat partisi mobil yang dimodifikasi BAV Luxury Auto Design

Artinya, tak hanya buat taksi online, mobil pribadi pun bisa memanfaatkan fitur tambahan ini. Terlebih sejumlah bengkel modifikasi menyediakan ekat partisi beragam jenis yang bisa disesuaikan dengan kantung Anda.

Dr Andi Khomeini, Chairman Junior Doctors Network Indonesia, mengatakan, sekat partisi bisa mengurangi risiko penularan virus corona di mobil.

Walau demikian, driver dan penumpang di dalamnya tetap harus menggunakan masker atau face shield sebagai pelindung tambahan.

Baca juga: Komentar Asosiasi Parkir Soal ZX-25R Tidak Bisa Masuk Parkiran Moge

Ilustrasi sekat partisi di mobilInstagram Ilustrasi sekat partisi di mobil

“Di taksi online juga mereka gunakan partisi atau penghalang antara driver dan penumpang,” ucap pria yang disapa Koko, dalam konferensi virtual belum lama ini.

“Jadi sudah ada upaya seperti itu, sehingga potensi penularan menjadi jauh lebih rendah,” kata dokter spesiali penyakit dalam ini.

Menurut Koko, sekat partisi efektif untuk menghalau paparan virus. Sebab droplet orang yang terjangkit Covid-19 bisa bertahan dan melayang di udara selama 15 menit. Sekat partisi ini menyekat droplet tersebut, sehingga tidak terhirup oleh salah satu orang yang sehat.

“Ini bisa mencegah risiko penularan, kita enggak bilang risiko penularan nol ya. Tapi makin turun dengan semua protokol yang digunakan driver maupun usernya,” ujar Koko.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X