Rossi Sebetulnya Sudah Siap Pensiun, Tapi Batal

Kompas.com - 02/07/2020, 07:42 WIB
Valentino Rossi saat masih di Ducati pada periode tahun 2011-2012 Motorsport.comValentino Rossi saat masih di Ducati pada periode tahun 2011-2012


JEREZ, KOMPAS.com - Jauh sebelum gonjang-ganjing nasib Valentino Rossi apakah akan pensiun atau bergabung dengan Petronas Yamaha SRT tahun depan, The Doctor pernah terlintas ingin pensiun pada 2013.

Kejadian itu bermula di tahun keduanya saat bersama Ducati. Rossi hijrah dari Yamaha pada akhir 2010, kemudian membalap untuk Ducati selama dua musim 2011-2012 sebelum pindah lagi ke Yamaha.

Baca juga: Morbidelli Merinding Jadi Rekan Setim Rossi

Pada musim 2012 Rossi sangat kesulitan. Musim itu Ducati memutuskan memakai sasis alumunium twin-spar seperti pabrikan lain, menggantikan rangka karbon sebelumnya yang sulit dikendalikan.

Rossi dan Stoner Foto: Crash Rossi dan Stoner

"Sayangnya itu sangat sulit, terutama pada awal 2012 kami memiliki banyak harapan karena musim 2011 sangat buruk. Pada 2012 kami punya motor baru, kami berharap bisa bersaing. Tapi sayangnya, 2012 juga sangat, sangat sulit," kata Rossi mengutip Crash.net, Kamis (2/7/2020).

Rossi pun sadar dia kehilangan taji saat balapan. Belum podium adalah tekanan buat pebalap. Dia ingin keluar dari Ducati, tapi kemudian terpikir bakal pensiun pada 2013 jika tidak ada tempat di tim lain.

Baca juga: Stoner Bilang Sebaiknya Rossi Pensiun Saja

Livery yang paling populer yang pernah digunakan Valentino RossiMotoGP Livery yang paling populer yang pernah digunakan Valentino Rossi

"Pada saat itu saya berpikir pensiun, karena Yamaha mengatakan mereka tidak punya tempat untuk saya. Jadi momen itu sangat sulit, saya pikir jika saya tidak bisa kembali ke Yamaha saya akan berhenti dan menyelesaikan karir saya," kata Rossi.

Beruntung buat Rossi penggantinya di Yamaha yakni Ben Spies kurang cepat beradaptasi. Tak perlu waktu lama, tim pabrikan Yamaha membuka pintu paddock lagi buat Rossi untuk kedua kalinya.

Kembali ke Yamaha pada 2013 tidak mudah. Musuh lama sekaligus rekannya Jorge Lorenzo semakin tajam sejak dia hijrah ke Ducati. Adapun Repsol Honda punya ''young guns'' yang menjanjikan Marc Marquez, kala itu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X