Yamaha Cup Race Tahun ini Masih Sangsi

Kompas.com - 29/06/2020, 07:42 WIB
Para pebalap Yamaha Cup Race (YCR) 2020 seri perdana di sirkuit gokart, Boyolali, Minggu (1/3/2020) saat memulai start dalam kondisi cuaca hujan. KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPara pebalap Yamaha Cup Race (YCR) 2020 seri perdana di sirkuit gokart, Boyolali, Minggu (1/3/2020) saat memulai start dalam kondisi cuaca hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 atau virus corona membuat banyak ajang balap sangsi alias ragu-ragu diselenggarakan atau menjadi tertunda. Beberapa ajang balap bahkan dibatalkan tahun ini karena berpotensi menjadi tempat berkerumunnya banyak orang.

Medya Saputra Waktum Bidang Olahraga Sepeda Motor Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), mengatakan, penyelenggaraan balap motor baru bisa dilakukan di Sirkuit Internasional Sentul (Sentul Besar), Bogor. Sebab, merupakan sirkuit tertutup. Sehingga, balapan bisa digelar tanpa penonton.

Baca juga: Tes Covid-19 Dinilai Kurang Efektif untuk Ajang Balap Nasional

Kalau ingin menggelar balapan di Sentul akan kita izinkan. Tapi, dengan catatan, balapan tanpa penonton. Jika mengajukan balapan di luar Sentul, sampai saat ini saya belum mengizinkan," ujar Medya Saputra, Waktum Bidang Olahraga Sepeda Motor PP IMI.

Para peserta balap Yamaha Cup Race 2020 Boyolali, kelas Aerox 155 Standart Open, Minggu (1/3/2020).KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELI Para peserta balap Yamaha Cup Race 2020 Boyolali, kelas Aerox 155 Standart Open, Minggu (1/3/2020).

Dengan balapan hanya digelar di sirkuit Sentul, maka akses masuk ke dalam sirkuit dapat dikontrol. Sehingga, pembatasan jumlah orang di dalam sirkuit bisa dilakukan.

Beberapa ajang balap motor Indonesia banyak yang digelar di sirkuit non permanen yang kondisinya cukup terbuka. Salah satunya adalah ajang balap Yamaha Cup Race (YCR) yang biasa terselenggara di beberapa kota.

Baca juga: Balap Motor Nasional Terapkan Protokol Kesehatan seperti MotoGP

M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan, YCR memang agak riskan, karena tidak dilaksanakan di sirkuit permanen. Tentunya, akan sangat berbahaya kalau sampai menimbulkan kerumunan.

"Saya sangat setuju dengan IMI, karena yang paling penting adalah protokol kesehatannya. Kami tetap mengikuti arahan dari IMI dan terus memantau perkembangan dari Covid-19," kata Abidin.

Namun, untuk ajang balap Yamaha yang digelar di sirkuit Sentul, seperti Sunday Race dan Endurance Festival, siap digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Abidin mengatakan, Yamaha hanya tinggal menunggu izin dan jadwal dari IMI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X