Bukan Kerusakan Fuel Pump, Ini Masalah yang Sering Dialami Xpander

Kompas.com - 23/06/2020, 16:09 WIB
Test Drive Mitsubishi Xpander KOMPAS.com/DioTest Drive Mitsubishi Xpander
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejak meluncur pada 2017, Mitsubishi Xpander mendapat respon yang positif dari konsumen Indonesia. Penjualannya meningkat tajam, bahkan nyaris menyaingi pemimpin pasar yang hadir sejak 2004, yaitu Toyota Avanza.

Meski begitu, kehadiran Xpander bukan tanpa kekurangan. Dari awal kemunculannya ada beberapa masalah yang sering dialami pemilik Low MPV ini.

Paling baru masalah pada fuel pump atau pompa bensin. Dari hasil investigasi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), ditemukan bahwa impeller (baling-baling) di dalam pompa bensin bisa memuai dan berubah bentuk.

Baca juga: Agar Tak Kena Pajak Progresif, Begini Cara Blokir STNK

Mitsubishi Xpander diproyeksikan masuk ke ranah fleet oleh MMKSI untuk bersaing dengan Avanza maupun Innova.MMKSI Mitsubishi Xpander diproyeksikan masuk ke ranah fleet oleh MMKSI untuk bersaing dengan Avanza maupun Innova.

Hal ini menyebabkan benda tersebut bergesekan dengan bagian di sekitarnya, hingga menyebabkan berhenti berputar. Kondisi ini secara langsung menyebabkan mesin mati mendadak atau tak bisa dihidupkan.

“Dari komunitas memang sudah dikabari jauh-jauh hari, sudah muncul wacana recall. Tapi dari sekitar 4.000-an anggota X-MOC, yang saya dengar baru hitungan jari,” ujar Dani Bastian, Ketua Umum Xpander Mitsubishi Owner Club (X-MOC), kepada Kompas.com (22/6/2020).

Menurut Dani, masalah pada fuel pump hanya sebagian kecil problem yang dialami pemilik Xpander. Sebab masih ada beberapa masalah yang lebih sering dialami konsumen.

Baca juga: Mobil Baru Obral Diskon Besar, Harga Mobil Bekas Jadi Anjlok?

Ilustrasi mekanik mengecek mobil di bengkel mitsubishiMMKSI Ilustrasi mekanik mengecek mobil di bengkel mitsubishi

“Kalau kita lihat ke belakang masalah idle up dan sokbreker memang yang paling banyak mencuat, mulai terindikasi pada akhir 2017 sebagai kasus pertama, lalu ternyata mulai bermunculan keluhan yang sama,” katanya.

Menanggapi masalah tersebut, Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Service Division PT MMKSI, mengatakan, pihaknya tidak melakukan kampanye perbaikan terkait masalah idle-up dan sokbreker.

"Konsumen yang menemukan masalah pada kendaraannya terkait dua hal tersebut dapat datang ke diler dan membawa kendaraannya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap Hamazaki, kepada Kompas.com (23/6/2020).

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Ini Fungsi Spion di Kap Mesin

Peresmian diler Mitsubishi, PT Lautan Berlian Utama di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (5/9/2019)MMKSI Peresmian diler Mitsubishi, PT Lautan Berlian Utama di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (5/9/2019)

Ia menambahkan, perusahaan telah melakukan perbaikan produksi untuk kedua gejala tersebut.

"Shock absorber yang dinyatakan bermasalah akan mendapatkan penggantian sesuai masa garansi kendaraan dan idle-up akan dilakukan remapping ECU oleh diler," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X