Kompas.com - 17/06/2020, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat perbelanjaan atau mal yang kerap dipenuhi pengunjung terutama saat akhir pekan, membuat para pemilik kendaraan mengalami kesulitan ketika ingin memarkir mobilnya.

Kondisi ini membuat sebagian pemilik mobil memutuskan untuk menggunakan jasa valet parking. Layanan di mana kendaraan akan dipakrirkan oleh petugas valet sehingga pengemudi tidak perlu pusing mencari lahan parkir untuk mobil.

Tapi, jasa valet parking memang lebih mahal dari parkir biasa bisa dua sampai tiga kali lipat pengeluaran normal.

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pemilik mobil menggunakan jasa valet parking, simak uraiannya!

Baca juga: Beat dan Scoppy Tulang Punggung Penjualan Honda Selama Pandemi

Ketua Indonesia Parking Assosiation (IPA) Rio Octaviano mengatakan, sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa valet parking sebaiknya pemilik mobil memperhatikan barang-barang bawaan.

Dashboard DFSK Glory i-AutoKompas.com/Donny Dashboard DFSK Glory i-Auto

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya pemilik mobil tidak menaruh barang berharga di dalam mobil, dan selalu mengecek barang bawaan ketika akan turun dari mobil,” ujar Rio saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/6/2020).

Selain itu, Rio juga menyarankan, sebelum kendaraan di bawa oleh petugas parkir, sebaiknya pemilik mobil mengajak petugas valet berkeliling di sekitar mobil.

Baca juga: Konsumen Otomotif Pilih Tunda Beli Kendaraan di 2020

“Ini dilakukan agar tidak timbul kesalahpahaman antara pemilik mobil dan petugas valet, beritahu jika ada bagian mobil yg lecet atau penyok,” katanya.

Namun, dalam keadaan pandemi seperti ini Dokter Rumah Sakit Umum, Daniel Bramantyo, menyarankan sebisa mungkin masyarakat mengurangi interaksi jarak dekat dengan orang lain di tempat umum.

“Sebaiknya lakukan pencegahan, jika memungkinkan lebih baik parkir kendaraan sendiri, lebih aman. Sebab, virus bisa menular melalui droplet yang menempel pada permukaan mobil yang disentuh atau melalui sirkulasi udara,” kata Daniel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.