Selama Masa PSBB Transisi, Naik Ojek Online Wajib Bawa Helm Sendiri?

Kompas.com - 11/06/2020, 13:33 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Protokol kesehatan Covid-19 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta, wajib dipatuhi oleh setiap warga. Termasuk dalam hal transportasi berbasis aplikasi seperti ojek online (ojol).

Selain pengendara wajib menjaga kebersihan saat beraktivitas, para penumpang yang ingin menggunakan jasa transportasi daring tersebut juga disarankan untuk membawa helm sendiri. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona di wilayah DKI Jakarta.

Tetapi, bagaimana jika calon penumpang tidak membawa helm sendiri? apakah masih diperbolehkan naik ojol atau pesanan terpaksa dibatalkan?

Baca juga: Sanksi buat Pengendara yang Tak Pakai Masker Selama PSBB Transisi di Jatim

Ketua Presidium Asosiasi ojol Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, membawa helm sendiri bagi calon penumpang bukanlah hal yang wajib.

Hal itu hanya sekadar saran agar helm driver ojol tidak digunakan secara berganti-gantian untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Pengemudi ojek online dengan penumpangnya melintas di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan pengemudi ojek online beroperasi untuk mengangkut penumpang selama PSBB transisi dengan menerapkan protokol kesehatan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengemudi ojek online dengan penumpangnya melintas di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan pengemudi ojek online beroperasi untuk mengangkut penumpang selama PSBB transisi dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Membawa helm sendiri itu bukan wajib dan harus diterapkan seperti itu, tetapi hanya sekadar anjuran saja. Dengan membawa helm sendiri maka tidak akan berganti-ganti dengan orang lain," ujar Igun saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Igun menambahkan, di masa PSBB transisi ini para pengendara ojol tetap menyediakan helm bagi calon penumpang yang akan menggunakan jasanya.

Sehingga, jika nantinya ada penumpang yang tidak membawa atau lupa membawa helm tetap bisa menggunakan transportasi ojol dengan helm yang dibawa oleh pengendara.

Baca juga: Masa PSBB Transisi, Bogor Masih Larang Ojol Angkut Penumpang

"Driver tetap membawa helm bagi penumpang yang tidak membawa helm, jadi tetap bisa diantarkan kalau memang tidak membawa helm. Membawa helm sendiri itu tidak saklek sebagai kewajiban," tuturnya.

Igun juga mengatakan, pihaknya akan mewajibkan kepada para driver ojol yang tergabung di wadah Garda Indonesia untuk mematuhi protokol kesehatan.

Protokol Kesehatan Naik Ojek OnlineKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Protokol Kesehatan Naik Ojek Online

Mulai menggunakan masker, sarung tangan, menggunakan partisi dan juga protokol kesehatan lainnya.

Hal ini pulalah yang menjadi salah satu syarat wajib bagi para ojol untuk bisa kembali mengangkut penumpang selama masa transisi ini.

Baca juga: Penumpang Abaikan Protokol Kesehatan, Pengendara Ojol Bisa Batalkan Pesanan

"Driver maupun penumpang bisa menegur jika ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Bahkan driver maupun penumpang bisa membatalkan pesanan jika terbukti mengabaikan protokol kesehatan Covid-19," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.