Abaikan Keselamatan di Jalan, Selama Pandemi Truk ODOL Bebas Melintas di Tol

Kompas.com - 02/06/2020, 18:02 WIB
Truk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home. IstimewaTruk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah melarang truk yang melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL), melintas di ruas tol sepertinya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sebaliknya, di tengah pandemi Covid-19 ini keberadaan truk odol justru diberikan kelonggaran demi lancarnya distribusi logistik ke berbagai daerah di Indonesia.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, untuk saat ini pihaknya memang memberikan kelonggaran kepada pengemudi truk ODOL untuk tetap melintas di ruas tol.

Salah satu alasannya adalah agar distribusi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi darurat Covid-19 ini bisa lebih lancar.

Baca juga: Bagaimana Aturan Ganjil Genap dan Berkendara Saat New Normal?

Dengan lancarnya distribusi tersebut, bisa berpengaruh pada harga kebutuhan yang semakin terjangkau oleh masyarakat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)DOKUMENTASI KEMENHUB Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk arus logistik kita lancarkan agar distribusi lebih cepat dengan harapan barang kebutuhan masyarakat menjadi lebih murah,” katanya kepada Kompas.com, Senin (1/6/2020).

Dengan adanya kelonggaran ini pihaknya pun hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap lalu lintas truk ODOL tanpa melakukan penindakan.

Toleransi ini, kata Sambodo akan terus diterapkan selama kondisi pandemi Corona belum berakhir.

“Tapi nanti jika kondisi sudah kembali normal aturan juga kembali diperketat,” ujarnya.

Baca juga: Jika PSBB DKI Jakarta Berakhir, Ganjil Genap Kembali Berlaku?

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap pada tahun ini sudah tidak ada lagi truk yang melebihi batas kapasitas atau ODOL yang melaju di jalan tol.

Hal ini disebabkan karena truk yang membawa muatan melebihi batas maksimal berpotensi menimbulkan kecelakaan. Sehingga, keberadaannya bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko SasonoHumas Kemenhub Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono

Dengan kata lain, pelarangan truk ODOL melintas di ruas tol tidak lain adalah untuk menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalan tol.

Baca juga: Dispensasi Perpanjangan Masa Berlaku SIM Berlanjut sampai 29 Juni 2020

“Tahun 2020 sudah ada kejelasan terkait truk ODOL di jalan tol, berarti kita memberikan waktu dua tahun (kepada pemilik truk dan barang sejak 2018). Jika sekarang diperingatkan ke depan melanggar mereka harus keluar jalan tol,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.