Laris Mana, Motor Bebek Bekas Jenis Karburator dan Injeksi?

Kompas.com - 30/05/2020, 16:22 WIB
Motor bekas di Showroom Nugroho Motor, Kartasura, Sukoharjo istimewaMotor bekas di Showroom Nugroho Motor, Kartasura, Sukoharjo
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Teknologi pada kendaraan tidak sepenuhnya berpengaruh pada daya tarik seseorang untuk membelinya. Dalam artian, semakin canggih teknologi yang diterapkan belum tentu akan lebih laris saat di pasaran.

Kondisi ini seperti halnya terjadi pada pasar motor bekas jenis bebek. Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang fanatik terhadap motor manual dengan sistem karburator.

Sehingga, saat membeli motor bekas jenis bebek mereka lebih memilih yang masih menggunakan sistem pengabutan karburator dibandingkan dengan injeksi.

Baca juga: Usai Lebaran Harga Motor Bekas Anjlok, Pedagang Kesulitan Menjual

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh pemilik showroom motor bekas (Mokas) Nugroho Motor, Kartasura, Jawa Tengah (Jateng) Nugroho Dwi Prastiko kepada Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Motor bekas yang dijajakan di Talenta Motor, di Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).KOMPAS.com/Gilang Motor bekas yang dijajakan di Talenta Motor, di Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Nugroho mengatakan, selama ini masih banyak yang beranggapan bahwa motor bebek dengan sistem injeksi lebih ribet dibandingkan dengan karburator.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemikiran itulah yang kemudian membuat mereka lebih memilih untuk membeli motor bekas yang masih karbu dibandingkan yang injeksi.

"Kalau untuk jenis bebek yang cepat laku itu yang masih karburator, kalau yang injeksi kurang peminatnya perawatannya ribet," kata Nugroho.

Ada beberapa jenis motor bebek dengan sistem kaburator yang masih banyak diminati pembeli. Seperti Honda Supra X, Jupiter burung hantu (Burhan) dan juga Honda lawas grand.

Baca juga: Harga Motor Sport Bekas, CB150R Kini Hanya Rp 11 Jutaan

"Untuk honda supra X 125 tahun 2014 yang masih karburator itu harganya masih Rp 9,5 juta, sedangkan yang injeksi tahun 2015 malah Rp 8,5 juta," ucapnya.

Kemudian, Nugroho menambahkan, untuk Yamaha Jupiter Ceguk atau Burhan CW tahun 2008 harganya masih berkisar Rp 7 juta. Jupiter Z1 tahun 2014 sebelumnya yang harga jualnya Rp 9 juta sekarang menjadi Rp 8 juta.

Ilustrasi lelang motor bekasGridOto.com Ilustrasi lelang motor bekas

"Untuk Honda Grand ini juga masih ada peminatnya, karena masih banyak yang suka. Harga pasarannya tergantung dengan kondisi barangnya, berkisar Rp 3 juta," tuturnya.

Baca juga: Deretan Motor Matik Bekas, Ada yang Rp 4,5 Juta

Grand yang masih banyak diminati, kata Nugroho, antara 1996 dan juga 1997. Sedangkan harga Jupiter Salip atau juga dikenal Jupiter robot lansiran 2012 harganya anjlok.

Hal ini disebabkan karena peminat dari motor tersebut sangat jarang sekali. Untuk kisaran harganya hanya mencapai Rp 5 juta saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.