Kelebihan dan Kekurangan Bus Double Glass

Kompas.com - 30/05/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.comBus merupakan kendaraan komersial dan menjadi salah satu transportasi umum untuk masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, model dari bus terus berkembang semakin modern, seperti model double glass yang saat ini sedang diminati oleh karoseri ataupun Perusahaan Otobus (PO).

Model bus double glass memiliki dua kaca pada bagian depan yang dipisahkan pilar horizontal yang biasa disebut bando/topi. Jika dilihat pada model-model bus sebelumnya, kaca depan hanya menggunakan satu kaca besar.

Baca juga: Harga Skutik Bekas Usai Lebaran, Yamaha Nmax Kini Rp 18,5 Jutaan

Bus AKAP Szarabajkabigsta.net Bus AKAP Szarabajka

Tren bus dengan double glass ini berawal sejak 2015. Saat ini hampir semua karoseri di Indonesia memiliki model bus dengan kaca depan yang terpisah ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bodi bus yang menggunakan double glass ini mulai dari bus sedang sampai bus besar.

Lalu dengan adanya tren model double glass ini, apa saja kelebihan dan kekurangan dari model yang sebelumnya?

Baca juga: Viral Video Pemotor Cium Aspal, Ingat Konsentrasi saat Berkendara

Werry Yulianto, Export Manager dari Karoseri Laksana di Ungaran, mengatakan, selain mengikuti tren model bus, ternyata ada kelebihan pada sektor konstruksi dari kendaraannya.

“Secara konstruksi, model bus dengan double glass ada penguatan/reinforcement pada area depan kendaraan. Jadi lebih rigid, kuat jika terkena benturan,” ucap Werry kepada Kompas.com, belum lama ini.

Penguatan pada area depan, yaitu dengan penambahan pilar horizontal yang memisahkan kaca bagian bawah dan atas.

kabin busKompas.com/Fathan Radityasani kabin bus

Selain itu, keuntungan lainnya yaitu biaya perbaikan kaca depan jika pecah bisa lebih murah.

“Kalau pecah salah satu dari kaca bus, pasti lebih murah model double glass dibanding yang single glass. Tetapi kalau pecah keduanya, pasti lebih mahal yang double glass,” kata Werry.

Walaupun double glass memang sedang jadi tren, model ini memiliki kekurangan jika dilihat dari dalam kabin. Hal ini dikarenakan adanya pilar horizontal yang menghalangi pandangan ke depan.

“Kekurangannya, pandangan ke depan tidak seluas seperti kaca single glass,” ujar Werry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.