Simak, Ini Tips Mengemudi Aman bagi Para Wanita

Kompas.com - 30/05/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi berkendara di bulan puasa AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINEIlustrasi berkendara di bulan puasa

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah menjadi hal lumrah bagi wanita mengemudi mobil di zaman modern ini, terutama di ibu kota. Tuntutan ragam kegiatan kerap kali membuat mereka terpaksa berkendara sendiri, tidak peduli malam hari atau siang hari.

Kebanyakan kaum hawa, memang lebih memilih untuk mengemudi mobil pribadi karena dinilai lebih nyaman dan lebih mendapatkan privasi.

Namun, ada hal yang harus diperhatikan, sebab, wanita sering menjadi korban kejahatan terutama saat berkendara pada malam hari.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan, kebanyakan wanita kurang kesadaran bahwa apa yang mereka gunakan bisa menjadi daya tarik kejahatan.

Baca juga: Fitur dan Aksesori yang Jadi Pertimbangan Wanita Ketika Beli Mobil

“Sebaiknya jika wanita ingin bepergian sendiri, jangan mengunakan barang yang bisa menarik pehatian, contohnya perhiasan yang berlebihan. Karena, biasanya orang yang ingin melakukan kejahatan itu sudah memperhatikan targetnya, tidak mungkin spontan,” ujar Jusri.

Lahan parkir khusus wanita dirancang menarik oleh bandara udara di Jerman. Namun, sayangnya, area parkir dituduh sebagai perilaku seksis. DAILY MAIL Lahan parkir khusus wanita dirancang menarik oleh bandara udara di Jerman. Namun, sayangnya, area parkir dituduh sebagai perilaku seksis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pengemudi wanita juga harus selalu waspada, dan memperhatikan sekitar, apakah ada orang yang mengikuti atau tidak. Jika tidak, sebaiknya langsung menutup pintu dan menguci mobil.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Wanita Lebih Rentan Kecelakaan Dibanding Pria?

Jusri menambahkan, beberapa kasus pada wanita kerap terjadi di parkiran mobil. Ia juga menyarankan bagi untuk jangan terlalu jauh memarkir kendaraannya dari pintu masuk.

“Saat ini baik di mall atau perkantoran biasanya sudah tersedia ladies parkirng, sebaiknya parkir disitu. Tindakan preventif dan antisipatif itu perlu,” katanya.

Namun, jika hal buruk sudah terjadi, Jusri menyarankan pengemudi mengambil sikap yang tepat dan jangan panik.

“Ketika hal ini terjadi kepada pengemudi wanita baik diparkiran maupun dijalan, sebaiknya nyalakan klakson atau menyerempet mobil didepannya. Lakukan sesuatu yang bisa menarik perhatian orang lain, karena dengan begitu para pelaku kriminal pasti akan lari. Memang kita akan rugi, tetapi dari pada rugi yang lebih parah?," ujar Jusri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X