Jelang Lebaran, Ratusan Ribu Kendaraan Keluar Meninggalkan Jakarta

Kompas.com - 21/05/2020, 03:02 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020). ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.comJasa Marga mencatat pada H-7 sampai H-5 Lebaran 2020, yang jatuh pada 17-19 Mei 2020, total ada 214.014 kendaraan yang pergi dari Jakarta.

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mengatakan, jumlah kendaraan ini didistribusi dari tiga arah, yakni timur, barat, dan selatan.

“Kendaran meninggalkan Jakarta melalui arah timur, arah barat dan arah selatan ini turun 60 persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2019,” kata Dwimawan, dalam keterangan tertulis (20/5/2020).

Baca juga: Seiring PSBB, Polri Perpanjang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2020

Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.

Secara lebih rinci, distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah 39 persen dari arah Timur, 36 persen dari arah Barat dan 25 persen dari arah Selatan.

Dari arah timur, lalu lintas kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama 1 turun 79 persen dibandingkan periode jelang Lebaran 2019, dengan jumlah 46.584 kendaraan.

Kemudian kontribusi GT Kalihuri Utama 1, adalah 36.387 kendaraan, atau turun 60 persen dibandingkan musim Lebaran tahun lalu.

Baca juga: Toyota Sienna Resmi Meluncur, MPV Baru Berbasis Camry

Ilustrasi: Kendaraan yang akan menyeberang ke Bali menunggu antrean masuk ke kapal  di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (24/12/2019). ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA Ilustrasi: Kendaraan yang akan menyeberang ke Bali menunggu antrean masuk ke kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (24/12/2019).

“Total kendaraan yang melintas menuju arah timur adalah 82.971 kendaraan, turun 74 persen dari Lebaran tahun 2019,” ucap Dwimawan.

Sementara itu, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat.

Tepatnya kendaraan yang melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah 77.360 kendaraan, atau turun 45 persen dari Lebaran tahun 2019.

Baca juga: Bulan Depan Mitsubishi Kerek Harga Xpander Cs

 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

Tak ketinggalan juga kendaraan-kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah selatan. Jasa Marga mencatat kendaraan yang melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 53.683 kendaraan, atau turun 33 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020,” ujar Dwimawan.

“Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X