Selain Pakai Masker, Naik Motor Selama PSBB Juga Wajib Pakai Helm

Kompas.com - 02/05/2020, 13:41 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). Kebijakan wajib masker itu  tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). Kebijakan wajib masker itu tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PBBB) telah diterapkan di sejumlah wilayah. Masyarakat yang masih beraktivitas, terutama yang menggunakan sepeda motor diwajibkan untuk mengenakan masker.

Meski sudah mematuhi regulasi PSBB, namun masih banyak masyarakat yang justru tidak mengindahkan peraturan lalu lintas.

Training Director Safety Defensive Consultant (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, saat kondisi pandemi sepert sekarang tak jarang kita menemui orang yang menggunakan masker tapi malah tidak pakai helm.

Baca juga: Ada Risikonya, Perhatikan Hal Ini Saat Isi Bensin Tanpa Keluar Mobil

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

“Kalau berbicara pengendara Indonesia unik sebenarnya, kenapa orang lebih takut tidak pakai masker ketimbang tidak pakai helm?” ucap Sony, dalam konferensi video Jumat (1/5/2020).

“Mungkin concern dia sekarang wabah corona nih, lebih penting masker, helm tidak usah dipakai. Harusnya tidak begitu,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sony menjelaskan, peralatan berkendara sepeda motor baik saat pandemi maupun sebelumnya masih sama.

Baca juga: Nekat Selundupkan Pemudik, Sopir Travel Gelap Bisa Dipenjara

IlustrasiSHUTTERSTOCK/VG STOCK STUDIO Ilustrasi

Setiap pengendara harus menggunakan helm, sarung tangan, masker, serta google, khususnya helm yang tidak dilengkapi visor.

“Untuk saat ini masker memang sama pentingnya dengan helm. Tapi perlu diingat, jumlah korban angka kecelakaan masih lebih tinggi ketimbang korban virus corona. Jadi untuk berkendara tentu pakai helm sangat penting,” kata Sony.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.