BMW Indonesia Mulai Hentikan Pengiriman Mobil Baru

Kompas.com - 26/04/2020, 17:22 WIB
BMW The 3 Touring KOMPAS.com/Aprida Mega NandaBMW The 3 Touring

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri otomotif khususnya di Jakarta, tidak luput dari imbas virus corona atau Covid-19. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, rupanya menganggu aktivitas perakitan dan penjualan mobil.

Salah satu yang terkena dampak adalah BMW Indonesia, yang juga menghentikan aktivitas pengiriman unit mobil baru ke konsumen.

Vice President Sales of BMW Group Indonesia, Bayu Riyanto, mengatakan, selama pemberlakuan PSBB di wilayah Jabodetabek, seluruh aktivitas pengiriman unit BMW ke kosumen mengalami penundaan.

Baca juga: Teknik Benar Pengereman Darurat Motor Sport

“Selama PSBB, BMW Indonesia mendukung pemerintah untuk tetap di rumah saja. Kondisi saat ini kami minimalkan sekali, bahkan nol untuk pengiriman kendaraan, karena seluruh diler BMW di Jakarta, Tangerang, BSD juga tidak beroperasi sementara waktu. Pengiriman akan di lakukan setelah pandemi ini berakhir,” ujar Bayu kepada Kompas.com.

Ada beberapa ubahan bagian belakang pada BMW X1 facelift, utamanya pada lampuKompas.com - AFH Ada beberapa ubahan bagian belakang pada BMW X1 facelift, utamanya pada lampu

Bayu melanjutkan, untuk daerah yang belum diberlakukan PSBB seperti Jawa Timur, masih bisa melakukan pengiriman unit ke konsumen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bersama TVS, Norton Siap Masuk ke Era Motor Listrik

“Kami menggaransi, semua proses pengiriman untuk ke konsumen sudah melalui proses sanitasi yang sangat ketat. Seperti bangku dan setir ditutup dengan plastik, supaya saat kendaraan dikirim ke konsumen tidak ada sentuhan mekanik ataupun yang mempersiapkan kendaraan tersebut. Dipastikan kendaraan yang dikirim sudah dalam kondisi yang sangat baik,” kata Bayu.

Bayu menambahkan, selama PSBB, bagi konsumen yang ingin melakukan test drive masih bisa dilakukan di rumah, namun tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Proses test drive tetap berjalan dengan normal, namun tidak melalui online. Konsumen akan langsung ditelpon oleh pihak diler yang akan datang ke rumah. Tentunya dengan protokol Covid-19 yang sangat ketat,” ujar Bayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.