Imbas Corona dan Larangan Mudik, Pebisnis Rental Mobil Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 24/04/2020, 06:32 WIB
Rental mobil yang baik menyediakan layanan asuransi bagi konsumennya. SHUTTERSTOCKRental mobil yang baik menyediakan layanan asuransi bagi konsumennya.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Pandemi Corona yang melanda ratusan negara, termasuk Indonesia, membuat sektor perekonomian terkena dampaknya.

Banyak bidang usaha dan industri menghadapi kondisi yang serba tidak pasti ini. Salah satunya, usaha sewa mobil atau agen transportasi ikut merasakan dampak dari kondisi tersebut.

Hal ini semakin diperparah dengan adanya pelarangan mudik bagi masyarakat yang selama ini tinggal di wilayah yang masuk zona merah.

Kondisi ini tidak hanya membuat bisnis perjalanan wisata dan sewa mobil benar-benar berhenti beroperasi.

Baca juga: Terdampak Corona, Pengusaha Rental Mobil Minta Keringanan Kredit

Tetapi, juga mengalami kerugian cukup besar mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya. Hal ini disebabkan, selain biaya operasional dan pembelian tiket yang sudah dipesan juga dikarenakan tidak adanya pemasukan sama sekali.

Belum lagi, pemilik usaha banyak yang masih mengangsur armada yang selama ini digunakan untuk menunjang bisnisnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Layanan Rental Mobil di Traveloka yang mulai beroperasi, Jumat (25/5/2018).Traveloka Layanan Rental Mobil di Traveloka yang mulai beroperasi, Jumat (25/5/2018).

Salah satunya adalah pemilik rental mobil dan biro perjalanan wisata di Solo, Goedang Transport, Oky Orlando.

Oky mengatakan, sejak adanya pandemi sama sekali tidak ada pemasukan atau pemesanan untuk perjalanan wisata atau untuk mudik Lebaran.

“Padahal, biasanya pada momen seperti ini pesanan sudah sangat banyak bahkan peningkatannya mencapai 100 persen dari hari biasanya,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Curhat Pengusaha Rental Mobil Kena Imbas Corona dan Larangan Mudik

Tetapi, lanjutnya, dengan kondisi seperti ini tidak ada pemesanan bahkan pelanggan yang sudah memesan jauh-jauh hari membatalkan pesanannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X