Besok Dilarang Mudik, 25.000 Unit Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Kompas.com - 23/04/2020, 16:01 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, telah terjadi peningkatan jumlah volume kendaraan bermotor keluar wilayah Jabodetabek pada Rabu (22/4/2020) kemarin.

Data tersebut diperolehnya berdasarkan perhitungan kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, jelang dua hari penerapan larangan mudik.

"Berdasarkan perhitungan di Gerbang Tol Cikampek Utama, terjadi kenaikan volume arus kendaraan sebanyak 27 persen, dari 18.753 kendaraan pada 21 April 2020 menjadi 25.797 kendaraan," katanya di keterangan tertulis, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Dilarang Mudik, Pengusaha Bus Berharap Ada Kompensasi Pemerintah

 

Ilustrasi mudik dengan mobil pribadikompasiana.com Ilustrasi mudik dengan mobil pribadi

Meski demikian, Sambodo belum bisa memastikan keterkaitan antara peningkatan volume kendaraan tersebut dan penerapan larangan mudik yang akan resmi diberlakukan mulai Jumat (24/4/2020).

"Belum tahu (ada atau tidak keterkaitannya)," kata dia.

Diketahui, pemerintah telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan perpindahan dari satu daerah ke daerah lainnya selama Hari Raya Idul Fitri atau mudik 2020, guna mencegah penyebaran virus corona alis Covid-19.

Keputusan itu disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui video conference, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Dilarang Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan

Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.

Guna mewujudkan hal ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menyiapkan 19 pos pengamanan terpadu untuk menyekat dan mengawasi lalu lintas keluar-masuk wilayah Jabodetabek.

Pos ini akan tersebar di sejumlah lokasi seperti, di pintu tol Kota Tangerang, Tangerang Raya, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Tak sampai disana, ruas tol Jakarta-Cikampek elevated juga akan ditutup selama masa pelarangan ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X