Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/04/2020, 10:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai tim pabrikan paling sukses di ajang balap MotoGP, Honda memiliki banyak pebalap superstar atau nama-nama besar selama beberapa dekade.

Masuk dalan skuad tim pabrikan Honda bukan hal mudah. Mereka yang pernah mengisi tim pabrikan terbukti sukses di kancah balap, dan banyak yang berhasil meraih gelar juara dunia.

Baca juga: Imbas Corona, Penjualan Mobil Honda Turun 11 Persen

Meski pebalap yang masuk skuad pabrikan dipastikan pebalap terbaik, tapi angka tidak pernah bohong. Untuk itu, berikut lima pebalap Honda terbaik sepanjang masa, berdasarkan gelar juara.

Marc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Marc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

1. Marc Marquez

Nama besar Marquez merupakan jaminan Repsol Honda bisa tak terkalahkan beberapa musim ini. Tahun lalu Marquez mendominasi hampir seluruh balapan, dan menjadi juara dunia dengan sisa seri masih banyak.

Rekor Marquez sulit ditandingi. Dia bergabung bersama Respol Honda pada 2013, dan semenjak itu berhasil meraih 6 gelar juara dunia MotoGP, dengan total kemenangan 56 seri dan 127 kali balapan.

Tidak diragukan bahwa rekornya bakal terus melesat. Honda dan Marquez adalah ramuan ajaib. Apalagi dia baru saja memperpanjang kontrak dengan tim selama empat tahun.

Mick Doohan KOMPAS.com/Gilang Mick Doohan

2. Mick Doohan

Pebalap era 90'an yang sangat berjaya di masanya. Doohan merupakan legenda hidup MotoGP era 500cc. Raihannya bersama Honda yaitu lima kali juara dunia, 54 kemenangan dan 137 balapan.

Doohan bergabung dengan Honda pada 1989. Pada 1991 dia berhasil menjadi runner up di belakang Wayne Rainey, sang bintang Yamaha.

Pada 1992 dia mengalami kecelakaan di Assen, Belanda yang hampir membuatnya pensiun. Pada 1993 Doohan belum tampil maksimal karena masih pemulihan cedera.

Doohan baru tampil perkasa pada 1994 dengan meraih juara dunia pertamanya. Hingga akhirnya menang berturut-turut selama lima kali hingga 1998, dengan probailitas menang 62 persen tiap balapan.

Valentino Rossi Valentino Rossi

3. Valentino Rossi

Era Rossi dan Repsol Honda ialah masa romantisme, meskipun kini Rossi identik dengan Yamaha. Di awal karirnya di kelas premier, Rossi sangat dominan bersama Honda. Tampil perkasa dan tidak bisa dikejar oleh lawan.

Selama tempat musim bersama Honda yakni pada 2000-2003, Rossi berhasil menyapu tiga juara dunia (2001-2003) sebelum akhirnya dia pindah ke Yamaha pada 2004.

Banyak spekulasi yang berkembang mengapa talenta sebesar itu akhirnya hijrah ke tempat lain. Ada anggapan soal retaknya hubungan, sampai Rossi tidak mau dilihat sebagai pebalap hebat hanya karena dapat motor yang bagus.

Baca juga: Honda dan Marquez Paling Untung dengan Jadwal MotoGP 2020

Freddie Spencer Freddie Spencer

4. Freddie Spencer

Spencer bersama Honda selama tujuh musim pada 1981-1987. Dia merupakan revolusi pebalap roda dua asal Amerika Serikat di ajang Grand Prix.

Sama seperti Rossi, masa Spencer dan Honda merupakan romantisme, sebelum pindah ke Yamaha. Selama bersama Honda, dia berhasil meraih 2 juara dunia 500cc pada 1983-1985, dengan 20 kemenangan seri dan 48 balapan.

Pada 1985 Spenser merupakan pemenang GP termuda sampai akhirnya direbut Marc Marquez 30 tahun kemudian.

Wayne Gardner Wayne Gardner

5. Wayne Gardner

Wayner Gardner merupakan salah satu legenda Honda. Dia bergabung pada 1983 dan pensiun pada 1992 bersama Honda. Kurang lebih mirip seperti Dani Pedrosa. Bedanya selama bersama Honda Gardner berhasil sekali meraih gelar juara dunia 500cc

Gardner merupakan pebalap Australia. Dia dipandang sebagai perintis bagi generasi mendatang, termasuk Mick Doohan atau Casey Stoner.

Gardner pensiun karena cedera yang membuatnya tak lagi nyaman balapan. Tapi dia sempat mencicipi satu kemenangan terakhir di Grand Prix Inggris 1992 di Donington Park sebelum mengundurkan diri di akhir musim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.