MotoGP Terpukul Akibat Virus Corona, CEO Dorna Tulis Surat Terbuka

Kompas.com - 22/03/2020, 15:01 WIB
Para pebalap MotoGP sedang beraksi di seri terakhir musim 2019 di Valencia, Spanyol.. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUPara pebalap MotoGP sedang beraksi di seri terakhir musim 2019 di Valencia, Spanyol.. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ancaman wabah virus corona yang terus menguat belakangan ini tidak lantas membuat Dorna Sport selaku pelaksana MotoGP untuk menyerah dalam menyelenggarakan balap musim 2020.

Melalui surat terbuka, CEO Dorna Carmelo Ezpelata menyatakan bahwa pihaknya masih melihat peluang untuk MotoGP 2020 tetap terlaksana, walau sudah ada empat seri awal, termasuk MotoGP Qatar, MotoGP Amerika Serikat, dan MotoGP Argentina yang telah dibatalkan dan ditunda.

Baca juga: MotoGP Le Mans Berpotensi Diundur Hingga Juni

Daftar pebalap MotoGP 2020Twitter @MotoGP Daftar pebalap MotoGP 2020

"Mengingat ancaman dari virus corona yang melanda saat ini, pemerintah di seluruh dunia melakukan penjagaan demi kesehatan bersama. Itulah sebabnya, sekarang kita harus lebih bertanggung jawab dan mendukung satu sama lain dengan mendukung pelarangan dan pembatasan, serta rekomendasi pemerintah lainnya untuk kepentingan bersama," kata Ezpelata, Minggu (22/3/2020).

"Virus ini membuat dunia seolah berhenti berputar untuk waktu yang belum pasti, tetapi kita yakin bahwa semua akan kembali ke keadaan semua, normal. Bahkan, lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Saya ingin mengirimkan pesan kepercayaan dan ketenangan bagi semua orang dalam situasi seperti ini," lanjut dia.

Ezpelata juga menyebut bahwa Dorna tidak akan menyerah untuk menyelenggarakan balap roda dua bergensi tersebut sesuai rencana.

Pebalap MotoGP saat bersaing di sirkuit Buriram, Thailand. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)LILLIAN SUWANRUMPHA Pebalap MotoGP saat bersaing di sirkuit Buriram, Thailand. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

"Sejak kami jadi promotor MotoGP 29 musim lalu, balapan itu jadi misi kami. Bahkan dalam situasi terburuk, kami tetap mempertahankan moto kami yaitu, tujuan kami adalah balapan. Saya tidak bisa membayangkan hal-hal yang bisa menghentikan semangat ini," katanya.

Meski demikian ia tak menampik bahwa wabah virus corona berdampak besar terhadap penyelenggaraan olahraga secara global, termasuk dunia balap.

"Pandemi ini benar-benar mempengaruhi dunia olahraga secara global, sudah mempengaruhi titik awal MotoGP musim ini. Kami akan terus memantau perkembangan dari virus corona dan kebijakan pemerintah setempat," kata Ezpelata.



Sumber MotoGP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X