Produsen Otomotif Mulai Alihkan Produksi Suku Cadang dari China Akibat Virus Corona

Kompas.com - 17/03/2020, 18:42 WIB
Uni Eropa menuntut persamaan perlakuan, mengadu ke WTO. www.theinformationcompany.neUni Eropa menuntut persamaan perlakuan, mengadu ke WTO.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pabrikan otomotif global mulai membuat langkah besar untuk menyelamatkan bisnis di tengah ancaman virus corona (covid-19) yang terus mewabah belakangan ini.

Melansir Paultan dari Reuters, beberapa supplier suku cadang atau sparepart otomotif terpantau tengah mempertimbangkan untuk melakukan pemindahan produksi dari China ke Meksiko dan Amerika Serikat (AS), atau wilayah lain yang dianggap masih aman dari virus corona.

Satu di antaranya ialah Mazda, produsen kendaraan roda empat ternama asal Jepang. Pemindahan produksi dilakukan dari pabrik Jiangsu, China ke negara bagian Guanajuato, Meksiko.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Peluncuran Toyota Agya Facelift Lewat Youtube

Ilustrasi pabrik mobilwww.caradvice.com.au Ilustrasi pabrik mobil

Untuk diketahui, pabrik tersebut memproduksi komponen eksterior Mazda3 dan CX30. Dalam kondisi itu, mereka meningkatkan output produksi di Meksiko sebesar 50 persen.

"Mazda tidak ingin menghentikan produksi walau situasinya seperti ini. Kami telah minta untuk menjaga pasokan tetap lancar dan Mazda rela menanggung biayanya," kata salah seorang juru bicara Mazda, Selasa (17/3/2020).

Adapun komponen yang dibuat di Meksiko tersebut, akan diterbangkan ke pabrik Mazda di Jepang. Terkait biaya tambahannya, diperkirakan bakal memakan sekitar 5 juta dollar AS atau Rp 75 miliar.

Di satu sisi, Meksiko juga sedang bersiap-siap untuk mengalami krisis pasokan komponen dan bahan baku dengan adanya peringatan pejabat setempat terkait pengalihan produksi dari China. Sebab, ada beberapa pabrikan yang melakukan hal serupa.

Baca juga: Penjualan Mobil Turun, Kemenperin Singgung Dampak Virus Corona

Honda mulai produksi Mobilio di pabrik kedua, Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/1/2014).Aris FH Honda mulai produksi Mobilio di pabrik kedua, Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/1/2014).

Sementara itu, Kasai Kogyo selaku pemasok lampu, trim pintu interior, dan atap mobil Honda akan melakukan pengalihan produksi dari Wuhan, China ke salah satu pabrik di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.

"Namun sebelum melakukan peralihan ini kita harus pertimbangkan berbagai hal, tidak semudah kelihatannya. Paling tidak, memerlukan waktu berbulan-bulan karena adanya penambahan biaya dan hal lainnya" kata Manajer Personalia Kasai Kogyo, Yohei Shinoda.

Sedangkan Koito Manufacturing sebagai pemasok utama Toyota, Nissan, dan beberapa pabrikan lainnya di bagian lampu akan menghentikan produksi di Hubei, China. Mereka berencana untuk memindahkan produksi di tempat lain seperti Amerika Utara dan Jepang.

"Kami memiliki pabrik di Amerika Utara, Jepang, dan China. Kualitas dan hasilnya mirip-mirip," ujar salah seorang juru bicara perusahaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X