Tips Cari Station Wagon Bekas, Awas Sambungan dari Versi Sedan

Kompas.com - 15/03/2020, 15:31 WIB
Ilustrasi Toyota Caldina, salah satu estate yang ada di Indonesia NMAA.comIlustrasi Toyota Caldina, salah satu estate yang ada di Indonesia
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Mobil jenis station wagon dan estate merupakan salah satu jenis kendaraan yang banyak dicari belakangan ini. Alasannya sederhana, mobil ini memiliki bentuk yang unik dan jarang beredar di jalan.

Helmie Sarosa, pemilik Kedai Built Up showroom mobil lawas di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, dalam mencari mobil station wagon secara umum sama dengan mencari mobil bekas pada umumnya.

Calon konsumen harus memeriksa mobil dengan seksama, jangan tergiur harga murah dan belilah di tempat yang sudah dipercaya.

Baca juga: Bertemu Motor Milik Polisi Paling Jujur di Indonesia

BMW E36 Station Wagonflickr.com BMW E36 Station Wagon

“Paling penting jangan tergesa-gesa dalam membeli, cek kondisi bodi, mesin, dan dokumen kendaraan,” ujar Helmie kepada Kompas.com belum lama ini.

Urusan dokumen rupanya jadi hal krusial, sebab mobil station wagon rata-rata merupakan model yang didatangkan secara utuh dari luar negeri.

Pilihlah mobil yang punya surat-surat lengkap. Selain itu bodi juga penting, sebab ada beberapa mobil station wagon yang merupakan sambungan dari model sedannya.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Karyawan Pabrik Toyota Indonesia Mulai Diliburkan

BMW Seri 3 E36 jadi salah satu sedan Eropa berharga terjangkauotomotifnet BMW Seri 3 E36 jadi salah satu sedan Eropa berharga terjangkau

“Misalnya BMW E36, itu model sedannya dipotong terus disambung sama buntut wagon yang dapat dari Singapura atau Malaysia,” katanya.

“Oleh karena itu perhatikan rangka, bagian kolong mesti dicek, karena bisa dilihat ada sambungan yang dilas,” ucap Helmie.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X