Zero Truk ODOL, Kemenhub dan Kemendagri Harus Bersinergi

Kompas.com - 10/03/2020, 09:12 WIB
Razia kendaraan over dimension over loading (ODOL). Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRRazia kendaraan over dimension over loading (ODOL).
Penulis Ari Purnomo
|

SEMARANG, KOMPAS.com- Keberadaan angkutan barang dengan dimensi berlebihan, masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan sampai saat ini.

Terbukti, masih banyak ditemukan truk yang memiliki dimensi berlebih (over dimension) dan kelebihan muatan (overloading) ODOL.

Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia ( MTI), Joko Setijowarno mengatakan, bahwa untuk mengendalikan angkutan barang ODOL perlu adanya penguatan dalam beberapa hal.

“Perlu memperkuat penyelenggaraan uji laik kendaraan atau kir di Dinas Perhubungan Kota dan Kabupaten,” kata Joko melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (9/3/2020).

Sedangkan, lanjutnya, untuk mengendalikan angkutan barang muatan lebih atau over loading harus memperkuat penyelenggaraan Unit Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang.

Baca juga: Mulai Razia, Korlantas Ingatkan Bahaya Truk ODOL

Dua hal tersebut menjadi kewenangan dari Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) dan juga Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri). Mengingat untuk urusan KIR merupakan kewenangan dari pemerintah daerah (Pemda).

“Untuk UPPKB merupakan kewenangan dari Kemenhub dan kir ada di Pemda, maka Kemenhub perlu bersinergi dengan Kemendagri,” ucapnya.

Razia ODOL di Jagorawi Razia ODOL di Jagorawi

Joko menambahkan, ketegasan tindakan untuk overloading sebenarnya lebih mudah diterima karena lebih pada pengaturan muatan.

Sedangkan over dimension dari tindakan modifikasi kendaraan lebih membutuhkan pembiayaan untuk penyesuaian kembali.

“Untuk over dimension dari komoditas juga semestinya cukup mudah bagi asosiasi pengangkut untuk menyesuaikan muatan,” ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X