Benarkah Power Steering Hidrolik Lebih Aman saat Terendam Banjir?

Kompas.com - 25/02/2020, 18:21 WIB
Interior Toyota Avanza Veloz 1.5L 2019 Interior Toyota Avanza Veloz 1.5L 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu komponen yang rentan mengalami kerusakan saat terendam banjir adalah power steering. Apalagi power steering yang sudah menganut sistem elektrik, bukan tak mungkin komponen ini bisa terkena dampak hubungan arus pendek.

Sementara power steering hidrolik dianggap lebih aman saat terendam banjir, karena bekerja secara mekanikal dan tak menggunakan komponen elektrik.

Menurut Deni Adrian, Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong, anggapan ini tak selamanya benar. Sebab mobil dengan power steering hidrolik tetap berpotensi mengalami kerusakan saat terendam banjir.

Baca juga: Daftar Jalan Tol yang Tergenang Air, Waspada Efek Aquaplaning

Power steering hidraulik.toyotazone.co.za Power steering hidraulik.

Seperti diketahui, power steering hidrolik mengandalkan tekanan dari oli power steering untuk membelokkan roda mobil.

Oli power steering ini memang berada di dalam rangkaian dengan aliran sirkulasi tertutup. Namun tidak menutup kemungkinan komponen ini rusak setelah terendam banjir.

“Biasanya power steering hidrolik rusak karena selang atau seal karetnya sudah getas,” ucap Deni kepada Kompas.com (25/2/2020).

“Rusaknya komponen ini bisa karena pemakaian atau juga karena air dari luar yang menekan hingga rembes, dan membuat oli power steering tercampur air,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X