Usulan Solusi agar Pemotor Tidak Terobos Jalur Transjakarta

Kompas.com - 31/01/2020, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih banyak pemotor di Jakarta yang setiap harinya melanggar aturan lalu lintas dengan menerobos jalur transjakarta. Padahal, sama-sama diketahui bahwa jalur tersebut merupakan kawasan steril yang hanya boleh dilewati oleh bus transjakarta.

Fenomena seperti ini bisa terjadi hampir setiap pagi atau sore hari, seakan sudah menjadi hal yang dimaklumkan. Selain itu, pelanggaran ini juga dilakukan oleh banyak pemotor di banyak koridor jalur transjakarta.

Baca juga: Gotong Royong Angkat Motor dari Jalur Transjakarta Terulang Lagi

Bahkan, sampai muncul fenomena gotong royong mengeluarkan motor dari jalur transjakarta demi menghindari petugas kepolisian yang akan melakukan penindakan.

Sejumlah pengendara motor ditilang karena lewati jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Bidara Cina, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Sejumlah pengendara motor ditilang karena lewati jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Bidara Cina, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019)

Budiyanto, pengamat transportasi, mengatakan, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Pertama, koridor jalur transjakarta dipasangi water barrier dan menempatkan petugas di sana.

"Selain itu, penegakan hukum juga harus dilakukan secara terus-menerus. Lalu, dipasang CCTV yang terkoneksi dengan ETLE di setiap koridor," ujar Budiyanto, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Polisi Bakal Tegas Tindak Pemotor yang Melintas di Jalur Transjakarta

Budiyanto menambahkan, di koridor-koridor yang rawan terjadi pelanggaran, harus ditempatkan personel kepolisian. Langkah-langkah tersebut bisa dilakukan untuk mengurangi atau bahkan menghapus fenomena pemotor menerobos jalur transjakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.