Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 2020 Naik 5 Persen

Kompas.com - 20/01/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) mengaku kurang puas dengan pencapaiannya di 2019. Tahun ini, ditargetkan pasar roda empat tanah air bisa tumbuh lima persen.

Itulah yang dipaparkan Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (20/1/2020).

"Tahun lalu kita menargetkan 1 juta unit per tahun. Tahun ini, diperkirakan akan tumbuh lima persen karena ada perbedaan situasi. 2019 itu kita memang mendapat banyak hal sehingga turun," kata Nangoi.

Baca juga: Gaikindo Revisi Target Penjualan Mobil Baru Jadi 1 Juta Unit

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Menurut Nangoi, pertumbuhan itu terjadi karena tahun 2020 merupakan periode penyesuaian pasca tahun politik yang terjadi kemarin. Pertumbuhan lima persen juga rasanya realistis jika menarik pertumbuhan pasar roda empat beberapa tahun belakangan.

"Pertengahan tahun ini terjadi Imlek dan lebaran Idul Fitri. Waktunya pas karena tidak mepet dengan pameran otomotif yang berada di kuartal ketiga nanti. Semoga performanya akan baik juga," katanya.

"Kemudian, kita lihat kemarin kan penjualan sudah mulai membaik sejak November sampai Desember 2019. Diharapkan ini terus continue," ujarnya lagi.

Melansir data yang dirilis Gaikindo, secara wholesales penjualan mobil sampai November 2019 mencapai 940.362 unit, turun 11,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Adapun target tahunan Gaikindo ialah 1 juta unit.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X