Garda Oto Siapkan Layanan Evakuasi Banjir 24 Jam

Kompas.com - 04/01/2020, 10:44 WIB
Garda Oto Siapkan layanan evakuasi banjir 24 Jam Garda Oto Siapkan layanan evakuasi banjir 24 Jam
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang melanda beberapa wilayah di DKI Jakarta menyebabkan kerugian material yang cukup parah. Tak hanya tempat tinggal jadi korbannya, banyak mobil masyarakat ikut terendam bahkan sampai ada yang hanyut terseret air.

Untuk memberikan kemudahan bagi konsumen, Garda Oto sebagai perusahaan Asuransi Astra siap memberikan layanan bebas panik 24 jam untuk mengevakuasi mobil yang terjebak banjir.

Pelanggan cukup duduk dan petugas layanan darurat 24 jam Garda Siaga akan datang untuk membantu secara cuma-cuma.

CEO Asuransi Astra Rudy Chen, menjelaskan ketika banjir mulai menghampiri, konsumen cukup menghubungi layanan evakuasi Garda Siaga di 1500112.

Baca juga: Ingat, Asuransi Bisa Tolak Mobil Banjir yang Rusak Akibat Water Hammer

Setelah itu, konsumen tinggal mengecek kembali polis pertanggungan asuransi yang dimilikinya untuk memastika apakan mendapat perluasan pertanggungan kerusakan akibat banjir untuk proses perbaikan lebih lanjut.

Garda Oto Siapkan layanan evakuasi banjir 24 Jam Garda Oto Siapkan layanan evakuasi banjir 24 Jam

"Pada prinsipnya asuransi itu seperti memindahkan risiko. Ketika modil sudah diperluas dengan perlindungan banjir, berarti risiko atas kerusakan banjir sudah dipindahkan ke perusahaan asuransi. Konsumen tenang saja semua akan beres dan diperbaiki sesuai dengan polis yang dimiliki pelanggan," ucap Rudy dalam keterangan resminya, Sabtu (4/1/2020).

Menurut Rudy, bagi yang sudah memiliki perluasan pertanggungan kerusakan mobil akibat banjir, konsumen cukup melaporkan klaim melalui Garda Mobile Otocare, tidak perlu datang ke Garda Center atau kantor cabang. Selanjutnya konsumen cukup menunggu hingga kondisi lebih kondusif.

Baca juga: Penting Juga Cek Rangka Mobil yang Terendam Banjir

"Paling penting konsumen sudah dievakuasi dan laporan klaim sudah dibuat," kata Rudy.

Ilustrasi terobos genangan air.KOMPAS.COM/ HADI MAULANA Ilustrasi terobos genangan air.

Lebih lanjut Rudy juga mengingatkan kembali bagi konsumen yang memiliki perluasan polis asuransi banjir untuk tidak nekat menerjang banjir saat kondisi sudah tak memungkinkan. Karena selain merugikan, klaim asuransi kendaraan juga bisa gugur karena faktor kesengajaan atau memaksa menerobos banjir.

"Utamakan keselamatan dalam berkendara, lebih baik hindari genangan tinggi yang hanya akan menimbulkan risiko yang makin besar. Selain itu jangan menunda pengajuan klaim asuransi mobil saat terjadi banjir," kata Rudy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X