Adab Berhenti di Bahu Jalan saat Touring Motor

Kompas.com - 02/01/2020, 08:22 WIB
Perwakilan bikers Honda Vario touring dari gedung Sarikat Islam, Benteng Willem 2, Monumen Palagan, Port Willem 1, hingga finish di rumah Veteran Ambarawa. ISTIMEWAPerwakilan bikers Honda Vario touring dari gedung Sarikat Islam, Benteng Willem 2, Monumen Palagan, Port Willem 1, hingga finish di rumah Veteran Ambarawa.


JAKARTA, KOMPAS.com - Tayangan Video viral di aplikasi berbagi pesan online. Video tersebut memperlihatkan rombongan touring sepeda motor yang sedang berhenti di bahu jalan kemudian ditabrak oleh truk dalam kecepatan tinggi.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, kembali mengingatkan mengenai bahaya touring saat malam hari. Sebab bisa saja terjadi rombongan sudah berhati-hati tapi orang lain yang sembrono.

Baca juga: Ketahui Risiko yang Mengintai Saat Touring Motor Malam Hari

"Kalau touring motor masih di dalam kota sebetulnya tidak direkomendasikan tapi risikonya juga kecil. Sementara, yang sangat tidak dianjurkan itu touring malam ke luar kota, karena di sana banyak kecepatan yang konstan," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa (31/12/2019).

Touring motor Touring motor

Menganggapi video tersebut, Jusri menilai, terlepas dari kelalaian sopir yang menabrak rombongan mootr yang sedang berhenti, ada cara berhenti di bahu jalan yang aman supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

"Jika rombongan jangan berhenti di bahu jalan, tapi di luar bahu jalan. Kalaupun tidak ada, berhenti di bahu jalan kemudian nyalakan hazard, jika memang motornya belum ada hazard pakai lampu sein untuk memberitahu pengendara di belakang," kata

Baca juga: Sudah Paham Standar Internasional Untuk Touring Motor?

Selain itu, kata Jusri, usahakan jika berhenti di bahu jalan tidak mengambil badan jalan terlalau banyak. Apalagi jika touring dalam rombongan besar, karena dikhawatirkan dapat mengganggu pengguna jalan lain.

"Kemudian ini penting. Petugas (road captain, sweeper) itu mengenakan atribut yang terang sseperti pakai vest dan bawa lampu flash. jadi ketika rombongan berhenti apalagi di kondisi banyak mobil kencang, dia memberitahu posisi," kata Jusri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X