Sudah Paham Standar Internasional Untuk Touring Motor?

Kompas.com - 05/11/2019, 12:02 WIB
Kegiatan touring juga memiliki standar agar dapat berjalan dengan aman dan lancar IstimewaKegiatan touring juga memiliki standar agar dapat berjalan dengan aman dan lancar

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam melakukan perjalanan jauh bersama teman-teman komunitas atau biasa disebut touring, butuh Standar Operasional Prosedur (SOP) agar perjalanan tetap aman dan lancar. Ternyata, kegiatan touring juga ada standar yang harus dipenuhi, yakni safety first trip management.

Standar touring ini direkomendasikan oleh MSF (Motorcycle Safety Foundation). Salah satu komunitas motor di Indonesia yang selalu mengacu pada standar ini adalah HOG (Harley Owner Group) Anak Elang Jakarta Chapter.

Baca juga: Perlengkapan yang Harus Dibawa Saat Touring

Irawan Sosrodihardjo, Wakil Sekretaris Jenderal HOG Anak Elang Jakarta Chapter, mengatakan, salah satu standar touring yang diperhatikan adalah penentuan checkpoint.

Presiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.
BIRO PERS SETPRES/KRIS Presiden Joko Widodo dan rombongan bikers saat melakukan touring menggunakan motor chopper miliknya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan peserta selalu dalam kondisi prima dan bebas dari kelelahan (fatigue)," ujar Irawan, dalam keterangan resminya.

Irawan menambahkan, dalam touring sebaiknya juga menyediakan reliable supporting team, untuk menambah jaminan keselamatan dan kenyamanan dalam perjalanan. Selain itu, ada juga beberapa tim pendukung di dalam rombongan touring, seperti patroli pengawalan (Patwal), tim medis, mekanik, towing car, dan lainnya.

"Tim medis (dokter dan perawat), tidak hanya bertugas dalam menangani korban kecelakaan, melainkan juga siap untuk memeriksa kondisi fisik peserta dan memberikan rekomendasi untuk melanjutkan perjalanan atau tidak jika dibutuhkan," kata Irawan.

Baca juga: Rayakan Touring Pakai Motor Seru Tapi Jangan Arogan

Touring untuk merayakan ultah ke-17 tabloid Motor Plus, menggunakan 17 sepeda motor, tempuh jarak 282,5 km.Motor Plus Touring untuk merayakan ultah ke-17 tabloid Motor Plus, menggunakan 17 sepeda motor, tempuh jarak 282,5 km.

Irawan menjelaskan, untuk membawa peserta yang motornya diangkut oleh towing car, backup car yang nyaman pun disediakan. Setidaknya ada masing-masing satu buah backup car, towing car, dan ambulans untuk menemani satu grup yang terdiri dari maksimal 30 peserta.

Standar lain yang kerap dijaga oleh HOG Anak Elang Jakarta Chapter adalah penunjukan para anggota terpercaya untuk bertugas sebagai touring officer. Untuk menjadi officer dalam touring, tentunya harus andal dalam berkendara.

"Hal ini tidak hanya didapatkan dari pengalaman, melainkan juga dari pelatihan khusus. Di samping itu, seorang touring officer HOG Anak Elang Jakarta Chapter pun harus mau melayani peserta sesuai dengan fungsinya mulai dari Road Captain hingga pada posisi Sweeper," ujar Irawan.

Tak kalah pentingnya, dalam perjalanan touring panjang yang menghabiskan waktu lebih dari satu hari, istirahat yang berkualitas pun menjadi sangat penting.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X