Cara Toyota Layani Konsumen yang Terkena Banjir

Kompas.com - 02/01/2020, 06:42 WIB
Genangan air di Jalan Raya Gading Kirana imbas meluapnya Kali Bukit Gading Raya, Selasa (5/3/2019) pagi. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DGenangan air di Jalan Raya Gading Kirana imbas meluapnya Kali Bukit Gading Raya, Selasa (5/3/2019) pagi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasuki tahun 2020, DKI Jakarta dan sekitarnya dihadapkan pada banjir yang terjadi di sejumlah lokasi. Kendaraan pun mendapat imbas, dan mobil-mobil yang kena dampak banjir harus segera mendapat penanganan.

Beruntung bagi pemilik mobil Toyota, sebab semua kendaraan baru pasti dicover layanan Emergency Road Assistance dari Astra World selama 5 tahun.

“Selain itu bisa juga menggunakan layanan Toyota Home Service, ini bisa didownload di App Store atau Play Store, cari Auto2000 Mobile. Mau servis atau layanan darurat bisa pakai aplikasi, nanti mekanik lansung datang,” ucap Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian, kepada Kompas.com (1/1/2020).

Baca juga: Banjir di Jakarta, Jalan Tol Dalam Kota Gratis Selama 18 Jam

Suasana bengkel Toyota.TAM Suasana bengkel Toyota.

Khusus untuk menangani masalah banjir, konsumen yang memanfaatkan layanan Toyota Home Service nanti akan didatangi mekanik dari bengkel resmi Toyota.

Menurut Deni, para mekanik ini akan menganalisa kerusakan mobil. Apabila masih bisa diperbaiki, mobil akan ditangani di tempat. Sementara jika sudah terlalu parah, mobil akan diantar menggunakan towing.

“Untuk towingnya gratis, nanti akan diantar ke bengkel resmi terdekat. Untuk pengecekannya baru bayar, untuk diagnosa awal sekitar Rp 200 ribuan, di luar penggantian spare part,” katanya.

Baca juga: Banjir, Jasa Marga Tutup Sejumlah Gerbang Tol

Suasana di bengkel Auto2000 di Depok pada Kamis (21/12/2017). Jelang libur akhir tahun, banyak pemilik mobil yang mengecek kendaraannya ke bengkel untuk persiapan digunakan ke luar kota.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Suasana di bengkel Auto2000 di Depok pada Kamis (21/12/2017). Jelang libur akhir tahun, banyak pemilik mobil yang mengecek kendaraannya ke bengkel untuk persiapan digunakan ke luar kota.

Deni juga mengatakan, biasanya mekanik punya cara untuk mengatasi mobil yang mengalami kebanjiran.

“Biasanya buka akan dibuka semua dan dikeringkan, saringan juga dibuka semua. Kalau mobil distarter tanpa busi tidak keluar air, artinya mesin aman, bisa ditangani di tempat,” ucapnya.

“Tapi kalau distarter keluar air, artinya ruang bakar sudah kemasukan air. Perlu treatment khusus, lebih baik dibawa ke bengkel resmi,” ujar Deni.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X