Liburan Pasang Roof Box, Ingat Aturan Mainnya

Kompas.com - 20/12/2019, 14:42 WIB
Roof box merek Thule mulai menjadi tren aksesori mobil modifikasi thule.comRoof box merek Thule mulai menjadi tren aksesori mobil modifikasi
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang libur Natal dan Tahun Baru volume kendaraan pribadi yang akan melakukan perjalanan, baik untuk mudik atau sekadar berlibur ke luar kota dipastikan bakal mengalami peningkatan.

Nah, salah satu kebiasan pemilik mobil saat melakukan perjalanan jauh adalah mengaplikasi kompartemen tambahan berupa roof box. Fungsinya sendiri agar bisa membawa barang bawaan lebih banyak tanpa harus mengorbankan kelapangan di interior.

Tapi yang harus diperhatikan adalah masalah peruntukannya. Menurut Didi Ahadi, selaku Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), dalam memasang roof box ada aturan mainnya, bahkan tak semua mobil bisa mengaplikasinya.

Baca juga: Plus-Minus Berkendara Pakai Roof Box

"Sebenarnya semua sudah ada di buku manual bila pemilik mobil memperhatikan. Paling utama itu roof box hanya untuk mobil-mobil yang dari pabrikan sudah ditentukan titik-titiknya atau sudah terpasang roof rail, seperti jenis MPV atau SUV. Mungkin kalau di Toyota seperti Fortuner, Rush, atau Innova," ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/12/2019).

Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thulekompas.com Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule

Bahkan meski beberapa mobil di atas diperbolehkan memasang roof box atau kompertemen tambahan, menurut Didi tetap ada regulasinya. Paling utama adalah untuk memperhatikan bobot maksimal dari daya tampungnya.

Tak berarti dengan memasang roof box semua barang sudah bisa ditampung di atas atap mobil. Menurut Didi, acuan dari buku manual menentukan bila berat barang termasuk kompartemen tambahan di atas atap tak boleh lebih dari 75 kg.

Selain itu, Didi juga mengingatkan masalah risiko untuk mobil yang mengaplikasi roof box, yakni soal stabilitas kendaraan yang bisa berkurang, sampai konsumsi bahan bakar yang bisa lebih boros dari biasanya.

Baca juga: Saat Mudik, Mobil yang Pakai Roof Box Harus Ekstra Waspada

Suasana kepadatan di jalur Pantura Palimanan, saat kendaraan pemudik melintas di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). H+4 Lebaran yang jatuh pada Minggu (9/6) merupakan puncak arus balik jalur Pantura yang didominasi kendaraan sepeda motor.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Suasana kepadatan di jalur Pantura Palimanan, saat kendaraan pemudik melintas di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). H+4 Lebaran yang jatuh pada Minggu (9/6) merupakan puncak arus balik jalur Pantura yang didominasi kendaraan sepeda motor.

"Kalau dari kami tidak menyarankan mobil yang tanpa roof rail dari pabrikan memasang roof box, seperti hatchback atau sedan, jadi memang tidak bisa sembarangan karena menyangkut soal safety. Perlu diingat lagi, dengan pasang roof box otomatis akan membuat hambatan angin makin besar, dampaknya soal keseimbangan sampai BBM yang lebih boros," ucap Didi.

Sebelumnya, Kepala Bengkel Auto2000 Suparna, menjelaskan bila membawa barang di atas mobil bisa menggangu stabilitas kendali mobil. Hal tersebut terjadi karena saat beban di atas berlebih maka akan berpengaruh pada kurangnya traksi di roda depan. Konsumsi bahan bakar pun sudah pasti akan lebih boros karena bobot kendaraan lebih berat dari biasanya.

"Tetap perhatikan barang bawaan, bila memang mau meletakan banyak barang, usahakan yang sifatnya ringan-ringan saja. Tidak kalah penting masalah kualitas dari roof box dan roof rack tersebut, kalau bisa cari yang punya kualitas dan sudah terpercaya," kata Suparna.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X