Plus-Minus Berkendara Pakai Roof Box

Kompas.com - 08/10/2019, 10:42 WIB
Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule kompas.comIlustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasang roof box di mobil kesayangan bisa menjadi solusi untuk menambah daya tampung bagasi. Namun pemasangan dan penggunannya tidak bisa sembarangan, pengemudi harus perhatikan beberapa hal agar tetap aman di jalan.

Kiki Anugraha, Modifikator sekaligus Founder Karma Body Kit, mengatakan, jika penggunaan roof box belakangan juga menjadi tren di kalangan pecinta modifikasi. Menurutnya, tren penggunaan roof box awalnya diadaptasi dari mobil modifikasi di Amerika Serikat atau Eropa.

“Selain dapat menambah kapasitas bagasi, penggunaan roof box sedang ramai dipakai sebagai kosmetik tambahan. Tapi modelnya yang slim, bukan yang tebal,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Perjalanan Merapah 5 Warisan Budaya Batik Kompas.com Dimulai

Honda BR-V saat menggunakan roof box keluaran Thule di Tol Cipalikompas.com Honda BR-V saat menggunakan roof box keluaran Thule di Tol Cipali

Ia juga menyarankan untuk menggunakan roof box dari merek terkemuka. Hal ini buat memastikan braket, penyangga, dan bahan roof box telah siap menerima kondisi saat berkendara, terutama terpaan angin yang kuat dari depan.

“Kalau yang saya pakai ini memang sudah kuat dan kencang braket-braketnya, jadi dipastikan aman saat melaju di tol. Namun sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya dicek lagi,” ucap Kiki.

Kiki menambahkan, saat dipacu dalam kecepatan tinggi, roof box akan menimbulkan suara bising dari atap mobil. Hal ini wajar mengingat kompartemen tambahan ini menghadang angin dari depan.

Baca juga: Suzuki Ertiga Tuntaskan Merapah Trans Sumatera 2019

Honda BR-V saat melewati tanjakan di Wisata Batu Lawang, Cirebon, Jawa Baratkompas.com Honda BR-V saat melewati tanjakan di Wisata Batu Lawang, Cirebon, Jawa Barat

“Untuk mengurangi kebisingan sebaiknya batasi kecepatan, karena suara angin lumayan keras. Kalau kuat atau enggak, pasti kuat. Tapi memang harus lebih hati-hati saat mengemudi, karena tinggi mobil bertambah, khawatir mengenai sesuatu,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X