Dasar Hukum Soal Larangan Menggunakan Skuter Listrik di Jalan Raya

Kompas.com - 27/11/2019, 07:32 WIB
Salah satu lokasi parkir Grab Wheels di Bintaro Xchange, Minggu (28/7/2019). KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIASalah satu lokasi parkir Grab Wheels di Bintaro Xchange, Minggu (28/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna skuter listrik atau otoped listrik di DKI Jakarta, harus berhati-hati ketika mengoperasikan kendaraan itu. Sebab, kini hanya boleh digunakan di tempat tertentu, dan dilarang dipakai di jalan raya.

Tentunya, dalam menentukan aturan ini diiringi dengan landasan hukum yang jelas. Dasar hukum penilangan skuter listrik, mengacu pada Pasal 282 Undang-Undang Nomor.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Otoped dan Skuter Listrik Disebut Bukan Kendaraan Bermotor

Para pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayanwartakota.tribunnews.com Para pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayan

Aturan itu menyebutkan, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas kepolisian, sebagaimana di maksud dalam pasal 104 ayat (3), akan dipidana dengan kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000.

"Jadi acuan atau landasan hukumnya sudah jelas sekali. Ada yang melanggar akan kami tindak langsung," ucap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (26/11/2019).

Sepeda dan otopet berjajar di depan pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Thamrin, Sabtu (22/6/2019).KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Sepeda dan otopet berjajar di depan pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Thamrin, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Polisi Mulai Tegur Pengguna Otoped dan Skuter Listrik di Jalan Raya

Menurut Fahri, Ditlantas Polda Metro Jaya dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menentukan beberapa peraturan yang wajib diikuti pengguna skuter listrik.

Ilustrasi pengguna skuter listrik di Jakartawartakota.tribunnews.com Ilustrasi pengguna skuter listrik di Jakarta

Salah satunya, yakni skuter listrik hanya diizinkan di lokasi-lokasi khusus yang sudah ada kerja sama antara pengelola kawasan dan operator skuter listrik.

Sejak aturan ini berlaku, yakni pada Senin (25/11/2019) belum ada pengguna skuter listrik yang melanggar. Artinya, kata Fahri sudah mulai tertib dan mengikuti aturan yang sudah diinformasikan.

 Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).KOMPAS.com/HILEL HODAWYA Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

"Jadi sudah mulai tertib, dan kami harapkan akan terus seperti ini, karena demi keamanan dan kelancaran bersama juga," ujar Fahri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X