Pertamina Kejar Uji Coba Penerapan B30 di 8 Lokasi

Kompas.com - 22/11/2019, 10:22 WIB
Uji coba B30 Pertamina Uji coba B30 Pertamina
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.comPertamina mulai menerapkan uji coba solar dengan campuran 30 persen biodiesel atau B30 di sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM), Kamis (21/11/2019).

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, TBBM itu akan menjadi pilot project pencampuran FAME (Fatty Acid Methyl Ester) dengan Solar.

"Uji Coba ini akan dilakukan secara bertahap sebelum akhirnya diterapkan secara menyeluruh. Pada 21 November 2019 akan diterapkan di dua Terminal BBM yaitu Boyolali dan Rewulu, lalu pada akhir November akan diberlakukan di TBBM Balikpapan," kata Fajriyah dalam keterangan resminya, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Bus Pakai Solar B30, Ini Masalah yang Bakal Timbul

Selanjutnya, menurut Fajriyah uji coba akan berlanjut di Desember dengan penerapan di TBBM Medan Group, Jakarta Group, TBBM Panjang, RU III Plaju, serta RU VII Kasim. Diharapkan pada Januari 2020, ada delapan titik Pertamina yang sudah siap melakukan pencampuran B30.

Pemerintah mulai uji coba B30 Pemerintah mulai uji coba B30

Pelaksanaan uji coba yang berlangsung hingga 31 Desember 2019 ini dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Kepmen ESDM 227/2019.

Dalam beberapa tahun terakhir, realisasi penyerapan FAME terus mengalami kenaikan. Pada 2017, penyerapan FAME mencapai 2,51 juta KL. Lalu naik menjadi 3,2 juta KL pada tahun 2018.

"Hingga dengan Oktober 2019, total penyerapan FAME oleh Pertamina sudah mencapai 4,493 juta KL," kata Fajriyah.

Lebih lanjut Fajriyah menjelaskan Pertamina terus mendukung kebijakan pemerintah menerapkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Hasil Sementara B30, Dianggap Menggembirakan

Pertamina mulai uji coba B30 Pertamina mulai uji coba B30

Tidak hanya dengan menyediakan B30, Pertamina juga aktif mengembangkan energi baru dan terbarukan lainnya seperti geothermal (panas bumi), panel surya bahkan sudah menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Listrik di Kuningan, Jakarta.

"Ini menunjukkan bahwa kami berperan aktif dalam pengembangan energi alternatif. Karena kami melihat ke depannya akan terjadi transisi energi yang cukup masif, dan kami percaya Pertamina siap menghadapinya," kata Fajriyah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X