MotoGP Malaysia Disusupi Maling, Bos Sirkuit Sepang Marah

Kompas.com - 06/11/2019, 13:21 WIB
Rossi saat berlaga di MotoGP Malaysia 2019 (Photo by Mohd RASFAN / AFP) MOHD RASFANRossi saat berlaga di MotoGP Malaysia 2019 (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
|

SEPANG, KOMPAS.com - Seri ke-16 MotoGP 2019 yang berlangsung di sikurit Sepang, Malaysia, pekan lalu, diwarnai sejumlah insiden. Enam tim yang akan berlaga menjadi korban kemalingan.

Dilansir Thestar, tim yang menjadi korban di antaranya, Gaviota Angel Nieto (Moto3 dan Moto2), BOE Skull Rider Mugen Race (Moto3), CIP Green Power (Moto3), Reale Avintia Arizona 77 (Moto3), Red Bull KTM Ajo (Moto3).

"Kami kehilangan paket shock absorber Moto3, kaliper dan rem cakram, komputer, perkakas, per garpu, dan shock absorber belakang. Ini kerugian yang besar, kami berharap ada respon dari sirkuit, kami sudah membicarakannya denan IRTA (International Racing Team Association)," kata manajer tim Angel Nieto, Gino Borsoi, Rabu (6/11/2019).

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2019, Marquez Cetak Rekor Poin Tertinggi

Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, saat menjalani sesi latihan ketiga (FP3) di Twin Ring Motegi, Sabtu (19/10/2019).AFP/TOSHIFUMI KITAMURA Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, saat menjalani sesi latihan ketiga (FP3) di Twin Ring Motegi, Sabtu (19/10/2019).

Pristiwa itu terjadi setelah tim terkait tidak mendapatkan paddock utama karena adanya keterbatasan. Mereka harus menempati paddock buatan yang berada di tenda dekat parkiran P1.

Kesempatan tersebut lantas dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksinya. Beberapa suku cadang yang diprediksi senilai 44.000 dollar AS sampai 56.000 dollar AS, atau Rp 785 jutaan, berhasil diangkut.

Baca juga: Mengapa Pebalap MotoGP Gemar Latihan Motor Dirt Track

Dovi saat balapan di MotoGP Malaysia 2019. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Dovi saat balapan di MotoGP Malaysia 2019. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

Kejadian memalukan ini membuat bos Sirkuit Sepang marah besar. Datuk Razlan Razali menyayangkan sekaligus hampir tak percaya aksi pencurian terjadi.

"Saya kecewa dengan insiden ini karena kami telah mempersiapkan dengan hati-hati dalam kerja sama dengan penyelenggara MotoGP, Dorna, untuk melindungi seluruh pebalap dan properti mereka," katanya.

"Saya marah karena meskipun kami sepenuhnya siap, ada beberapa yang melakukan ini untuk menodai nama negara dan wilayah sebagai promotor olahraga kelas dunia," ujar Razlan lagi.

Polisi Malaysia bakal mengusut tuntas kasus kemalingan di MotoGP tersebut dan saat ini sedang dalam penyelidikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X