Melawan Arah Jadi Pelanggaran Terbanyak pada Operasi Zebra Jaya 2019

Kompas.com - 30/10/2019, 12:22 WIB
Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELSejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.
|

JAKARTA, KOMPAS.comPelanggaran lalu lintas dengan melawan arah jadi yang paling banyak terjaring pada Operasi Zebra Jaya 2019 sampai dengan hari ke-7. Pelanggaran jenis ini dilakukan oleh pengendara sepeda motor di beberapa titik di Jakarta.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar pelanggaran lawan arah telah meningkat 127 persen dibanding pada Operasi Zebra Jaya tahun 2018.

“Tahun 2019 meningkat jadi 2.340 perkara, dari sebelumnya 1.033 perkara pada tahun lalu,” kata Fahri kepada Kompas.com (30/10/2019).

Baca juga: 7 Hari Operasi Zebra, 9.449 Pengendara Terjaring Razia

Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (23/10/2019)KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMI Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (23/10/2019)

Untuk diketahui, setelah pelanggaran melawan arah, pelanggaran berikutnya yang banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor adalah tidak membawa/memiliki SIM. Jumlahnya mencapai 758 perkara atau meningkat 10 peren dibanding tahun sebelumnya.

Pada Operasi Zebra kali ini pelanggaran tidak menggunakan helm bersertifikasi SNI juga masih banyak. Angkanya mencapai 548 perkara, atau meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 526 perkara.

Sedangkan pelanggaran tidak membawa/memiliki STNK telah mengalami penurunan. Dari 24 perkara pada 2018, menjadi 18 perkara pada 2019 atau turun 25 persen.

Baca juga: Ribuan Motor Terjaring Operasi Zebra Jaya, Mayoritas Lawan Arah

Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.

“Sampai saat ini kami terus lakukan tindakan preventif, dengan mensosialisasikan dan melakukan imbauan tentang bahaya melakukan lawan arah,” kata Fahri.

“Karena Polri menilai pelanggaran ini berpotensi laka lantas dan karena masih banyaknya pelanggaran maka di Operasi Zebra tahun 2019 menjadi salah satu sasaran prioritas,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X