Sulitnya Miliki Mobil Klasik yang Langka, Tak Cukup Hanya dengan Uang

Kompas.com - 26/09/2019, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan mobil-mobil klasik yang langka dan eksotis hadir di Concours d'Elegance di Hotel Four Seasons, Jakarta. Para pemiliknya bukanlah orang sembarangan. Sebab, tak mudah untuk bisa memiliki mobil-mobil tersebut.

Stanley Atmadja, pencetus Concours d'Elegance pertama di Indonesia, mengatakan, bahwa mendapatkan mobil klasik itu tidak gampang. Sebab, mobil klasik ini rata-rata datangnya juga dari kolektor mobil.

Baca juga: Mobil Pertama di Dunia Ada di Concours dElegance, Jakarta

"Mereka juga tidak sembarangan melepas mobilnya begitu saja. Kita harus bisa meyakinkan kolektor mobil tersebut bahwa kita bisa menjaga mobil klasik yang akan dijualnya," ujar Stanley, kepada Kompas.com, di sela-sela acara Concours d'Elegance, beberapa waktu lalu.

Aston Martin DB5 satu-satunya di Indonesia hadir dalam Concours dElegance.Kompas.com/Donny Aston Martin DB5 satu-satunya di Indonesia hadir dalam Concours dElegance.

Stanley menambahkan, para kolektor tersebut tidak mau mobilnya dijual ke orang lain, tapi nanti orang itu menjualnya kembali untuk cari untung.

"Rata-rata kesulitannya justru di situ. Bagaimana mendapatkan kepercayaan dari si pemilik sebelumnya untuk menjual mobilnya kepada kita," kata Stanley.

Baca juga: Deretan Mobil Klasik di Concours d’Elegance

Soal harga mobilnya sendiri, sudah pasti mobil klasik yang langka akan dibanderol dengan harga yang tinggi, sekalipun kondisinya masih bahan atau belum mengalami restorasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.