Respon Toyota soal Lahirnya Esemka, Disebut Menggairahkan

Kompas.com - 13/09/2019, 12:41 WIB
PT Solo Manufaktur Kreasi resmi memproduksi mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. PT Solo Manufaktur Kreasi resmi memproduksi mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS,com - Lama dinanti akhirnya pabrik mobil Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi sukses diresmikan Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi), di Demangan, Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat (6/9/2019) lalu.

Menanggapi lahirnya Esemka, beberapa industri otomotif raksasa di Indonesia pun menyambutnya dengan positif, salah satunya termasuk PT Toyota Astra Motor (TAM).

Walau tak memiliki produk yang menyasar ke kendaraan pikap ringan, namun dari sekala industri dan bisnis menurut Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi, lahirnya Esemka dapat menggairahkan pasar, apalagi dengan mengusung merek lokal.

Baca juga: Daihatsu Sambut Kehadiran Esemka, Siap Tarung dengan Gran Max

"Pada prinsipnya kita senang market Indonesia punya banyak pemain, termasuk Esemka dan lainnya. Secara tidak langsung ini membantu untuk menggairahkan pasar juga, terlepas dari apapun produk yang diluncurkan," kata Anton kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Intip dalaman pabrik Esemka di BoyolaliSTANLY RAVEL Intip dalaman pabrik Esemka di Boyolali

Seperti diketahui, Esemka yang kini menjelma menjadi perusahaan swasta nasional akan bermain di segmen kendaraan niaga ringan melalui produk perdananya, yakni Esemka Bima 1.2 dan 1.3.

Keduanya akan dilepas dengan banderol off the road sebesar Rp 95 juta. Melihat dari sisi harga, tentunya kisaran yang ditawarkan Esemka cukup menggoda.

Baca juga: Polemik Ganti Emblem dan Efek Industri Esemka

Karena dengan harga pabrik di bawah Rp 100 juta, diprediksi on the road-nya akan berkisar Rp 110 - 120 jutaan, tergantung dari wilayah pemasaran.

Pabrik ESEMKA diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat (6/9/2019)Kompas.com Pabrik ESEMKA diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat (6/9/2019)

Menyikapi strategi ini, Anton pun tak ingin banyak berkomentar. Menurut dia masing-masing pabrikan sudah tentu memiliki rencana untuk memasarkan produknya, apalagi sebagai pemain baru.

"Saya tak bisa berikan komentar soal strategi mengenai kompetitor ataupun Esemka. Tapi yang pasti Esemka ini mereka punya strateginya sendiri lah," ucap Anton.

Toyota sendiri tidak memiliki model untuk bermain di segmen pikap bermesin di bawah 1,5 liter. Pikap Toyota ada di model Hilux dengan pilihan single cabin dan double cabin.

Sebelumnya, Toyota pernah memiliki Kijang untuk bertarung di segmen pikap. Model ini bisa dibilang cukup melegenda, dimana Kijang terbukti tangguh dan punya harga jual bersaing.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X