Daihatsu Sambut Kehadiran Esemka, Siap Tarung dengan Gran Max

Kompas.com - 10/09/2019, 16:21 WIB
Pikap Esemka Bima 1.2 Pikap Esemka Bima 1.2
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Resminya pabrik Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi menandakan dimulainya proses pemasaran produk perdanya di pasar otomotif nasional, yakni Bima 1.2 dan Bima 1.4.

Seperti dijelaskan sebelumya, kedua produk tersebut akan bermain di segmen kendaraan niaga ringan sebagai mobil pikap.

Namun secara kompetisi, Esemka Bima akan bersinggungan dengan beberapa produk yang ada, salah satunya seperti Daihatsu Gran Max.

Ketika menanyakan soal kehadiran Esemka di pasar kendaraan niaga ringan, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, mengaku tidak terganggu, justru sangat menyambut baik kehadirannya.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Esemka Bima, Bandingkan dengan Carry dan Grand Max

"Bagus, akhirnya karya anak negeri bisa dijual umum. Daihatsu menyambut baik, karena di pasar Indonesia jadi lebih banyak pilihannya," kata Amel kepada Kompas.com, Selasa (10/9/2019).

Daihatsu Gran Max Pikap Daihatsu Gran Max Pikap

Lebih lanjut Amel menjelaskan bila dari segi persaingan, Daihatsu menganggap pada era global seperti saat ini merupakan hal yang biasa terjadi. Termasuk dalam kompetisi perdagangan di sektor otomotif.

Dengan adanya kompetisi pasar, justru akan menimbulkan semangat bagi semua pemain kendaraan niaga ringan untuk memberikan produk terbaik serta pelayanan bagi konsumen maupun calon pembelinya.

"Nanti pembeli sendiri yang akan menentukan mana produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ujung-ujungnya adalah konsumen yang paling diuntungkan," ucap Amel.

Baca juga: Sekali Lagi, Esemka Bukan Mobil Nasional!

Pikap Esemka Bima 1.3 Pikap Esemka Bima 1.3

Walau secara spesifikasi mesin antara Gran Max dan Esemka Bima 1.2 ataupun 1.3 berbeda, tapi pada segmen kendaraan niaga rata-rata konsumennya lebih mementingkan harga yang terjangkau serta fungsi dari kendaraanya sendiri.

Esemka Bima dibekali dengan mesin 1.2L E-Power DIHC yang mampu memproduksi tenaga hingga 72 kW dan torsi 119 Nm. Sedangkan yang 1.3, kubukasi mesinya 1.298 cc, DOHC, 16 V, bertenaga 85 Ps dan torsi 105 Nm.

Daihatsu sendiri memasarkan Gran Max dengan dua pilihan mesin, yakni 1.298 cc 4 silinder dengan tenaga 88 Ps dan torsi 11,7 kg.m. Satunya lagi mesin 3SZ-VE 1.495 cc yang memiliki tenaga 97 Ps dan torsi 13,7 kg.m.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X