Mengungkap Jalur Distribusi Esemka di Indonesia

Kompas.com - 11/09/2019, 08:02 WIB
Mobil Esemka Bima 1.2 dan 1.3 di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi Mobil Esemka Bima 1.2 dan 1.3 di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi
Penulis Stanly Ravel
|

"Harga seperti yang telah disampaikan ke Pak presiden kemarin off the road-nya Rp 95 juta, nanti diler mau jual berapa kami tidak bisa intervensi," ujar Eddy.

Pemasaran

Untuk pemasaran Esemka menjalin kerja sama dengan beberapa mitra. Tapi salah satu yang pasti akan menjadi distributor penjualannya adalah PT Unisat Oto Internasional (UOI).

Perusahaan ini diketahui yang paling serius menggali potensi penjualan Esemka di Indonesia. Sebagai tahap awal, kabarnya akan ada tujuh outlet 3S yang siap dibangun di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Sulawesi Selatan.

"Sejauh ini ada tujuh yang sudah mau star untuk outlet 3S. Untuk tahun depan kami menargetkan membangun 100 outlet 3S di seluruh Indonesia," kata Direktur PT UOI Hady Hartanto.

Menurut Hady, pihaknya terbuka bila ada yang ingin bergabung menjadi outlet 3S untuk Esemka. Hal ini penting dilakukan untuk mengejar jumlah jaringan pelayanan setelah Esemka nantinya mulai banyak beredar di daerah-daerah.

Baca juga: Menilik Isi Pabrik Esemka di Boyolali

Hady optimistis bila Esemka bisa diterima baik oleh pasar kendaraan ringan dengan harga yang kompetitif, palagi dengan adanya strategi penjualan yang akan di terapkan nanti. Dia juga mengatakan siap memberikan kemudahan kepemilikan Esemka, khususnya bagi pelaku usaha.

"Kita kasih garansi 5 tahun atau 100.000 km, kalau yang lain 50.000 km, mobil buatan anak bangsa ini kita berani kasih dua kali lipatnya. Untuk diler sebenarnya kita terbuka, mau yang kerja sama atau buka sendiri, UOI akan kasih peralatan 3S dan seluruh sparepart nantinya kita seperti kongsi, jadi tidak ada beben barang mati," ucap Hady.

Tes Drive Esemka Bima 1.3 Tes Drive Esemka Bima 1.3

Seperti yang sebelumnya pernah diungkapkan, jalur pemasaran Esemka akan mengincar ke daerah pinggiran. Untuk itu, Esemka pun melalui UOI menjalin kerja sama dengan beberapa badan usaha pedesaan seperti UKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca juga: Respons Esemka untuk Gabung Gaikindo

Ketua Umum Komite Nasional Dewan UKM Indonesia Irwan Wijaya HS, menjelaskan, Esemka cukup memiliki potensi besar mendorong usaha para UKM, selain karenaa harga yang kompetitif, secara spesifikasi Esemka pun dianggap sudah cukup mewakili kebutuhan usahanya.

"Kita sudah melakukan survei dan memang secara harga Esemka ini lebih di bawahnya, kita sebenarnya juga tidak membeli merek tapi lebih ke fungsi. Untuk Esemka ini juga potensinya besar untuk dimodifikasi jadi mobil toko atau mungkin mobil angkutan desa," kata Irwan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X