Mengecas Mobil PHEV Ada Tekniknya

Kompas.com - 26/07/2019, 14:02 WIB
Mitsubishi resmi masuk ke segmen kendaraan ramah lingkungan dengan memasarkan model baru, Outlander PHEV di GIIAS 2019. Gilang Satria/Kompas.comMitsubishi resmi masuk ke segmen kendaraan ramah lingkungan dengan memasarkan model baru, Outlander PHEV di GIIAS 2019.

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebagai motor penggerak kendaraan, baterai merupakan komponen terpenting di mobil berteknologi hibrida, listrik penuh, maupun plug-in hybrid electrified vehicle ( PHEV). Namun, bagian tersebut masih memiliki banyak kekhawatiran dan persoalan.

Mulai dari harga yang sangat mahal, perawatan baterai, hingga penguraiannya. Sehingga, diperlukan edukasi guna mengoptimalkan penggunaan baterai di mobil rendah emisi tersebut.

Irwansyah Siregar, Head of Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), memaparkan, mengoptimalkan penggunaan baterai mobil tidaklah sulit. Hanya saja harus dibiasakan.

Baca juga: Sudah Laku 40 Unit, Berikut Plus-Minus Miliki Outlander PHEV

"Dalam pengisian daya mobil misalkan, dianjurkan untuk melakukan normal charging atau ngecas semalaman di rumah dibanding quick charging. Sebab, bila baterai sering dilakukan quick charge, bisa memperpendek usianya," kata Irwansyah di GIIAS 2019, Tangerang, Kamis (25/7/2019).

Sehingga quick charging hanya dilakukan saat mobil menempuh perjalanan jauh dan diperlukan pengisian daya.

Toyota Prius PHEV Gazoo Racing di GIIAS 2019 Toyota Prius PHEV Gazoo Racing di GIIAS 2019

"Maka rekomendasi terbaiknya dari Mitsubishi adalah menggunakan cas normal, agar usia baterai terjaga dengan baik," lanjut Irwansyah.

Usia baterai kendaraan bermotor roda empat sendiri, disebutkan rata-rata 10 tahun. Tetapi, seiring penggunaan, lifetime baterai bisa berkurang.

Baca juga: Harga Baterai Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Beli 1 Xpander

"Penyebabnya macam-macam. bisa dari kebiasaan pengisian daya, sering menempatkan mobil di bawah sinar matahari langsung (saat parkir), dan sebagainya," kata dia.

MMKSI sendiri, yang telah resmi menjual Outlander PHEV, memberikan garansi untuk baterai dan mobil sampai tiga tahun atau 100.000 kilometer. Saat ini, sudah ada 14 diler yang bisa menangani baterai Outlander PHEV diantaranya 12 diler di Jabodetabek dan 2 lainnya di Bali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X