Warga Sumatera Utara dan Jateng Juga Bisa Pilih Nopol Sendiri

Kompas.com - 15/07/2019, 12:02 WIB
Saat ini pelat nomor untuk kendaraan penumpang pribadi warna dasarnya hitam. istimewaSaat ini pelat nomor untuk kendaraan penumpang pribadi warna dasarnya hitam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) mengusulkan bahwa masyarakat bisa memilih pelat nomor atau nopol sendiri ketika membeli kendaraan bermotor (mobil atau sepeda motor) baru.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri menyatakan, perencanaan kebijakan yang baru dirancang pekan lalu setelah menggelar rapat bersama jajaran dan mitra kerja terkait ini bakal dimulai percobaannya dalam waktu dekat.

"Kita memang baru bicarakan beberapa hari lalu dan sekarang sedang dikonsepkan, disiapkan pilot project-nya. Kita tentukan pilot project ini receptor-nya Metro Jaya (Jakarta Raya), Jawa Tengah, dan Sumatera Utara," jelasnya ditemui Kompas.com di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Baca Juga : Beli Kendaraan Bisa Pilih Nopol Sendiri

Terkait mekanismenya sendiri, Refdi masih belum bisa mengatakannya secara pasti.

"Secara detail masih kita konsepkan, tapi rencananya pemilihan bisa dilakukan secara online. Sehingga masyarakat ketika membeli kendaraaan bisa menentukan nomor polisinya sendiri," ujar Jenderal bintang dua itu.

Menurut keterangan Refdi sebagaimana dilansir laman NTMCPolri, pemilihan nopol tidak bisa sembarangan. Sebelum pemilik kendaraan memilih, akan terdapat beberapa tanda berupa warna yang menandakan ketersediaan nopol.

Baca juga: Ini yang Dimaksud STNK Mati 2 Tahun

"Contoh ditandai dengan warna merah itu sudah digunakan, kuning dalam proses, hijau bisa digunakan atau diambil. Ini akan meminimalisir terjadinya penyimpangan," kata Refdi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X