Kompas.com - 22/05/2019, 15:42 WIB
Isuzu ELF NMR 71 ramaikan kontes modifikasi truk pertama yang digelar secara profesional di Yogyakarta. STANLY RAVELIsuzu ELF NMR 71 ramaikan kontes modifikasi truk pertama yang digelar secara profesional di Yogyakarta.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan karoseri wajib memiliki Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB). Surat ini merupakan dasar perusahaan karoseri ketika ingin membuat bodi, boks ataupun gandengan untuk bus atau truk.

SKRB bisa diibaratkan sebagai blue print kendaraan yang akan dibuat oleh karoseri. Isi SKRB ini mencakup rincian teknis kendaraan, mulai dari desain produk hingga dimensi kendaraan yaitu panjang, lebar, dan tinggi bodi.

Baca juga: Mazda MX-5 Miata Edisi Khusus untuk Konsumen Terpilih

Sadar pentingnya SKRB, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kini telah menstandarisasi sejumlah karoseri. Tujuannya untuk menjaga kualitas bodi atau boks buatan karoseri di SKRB sesuai dengan standar Isuzu.

"Total kini ada 41 karoseri yang sesuai standar Isuzu dengan jumlah 275 SKRB. Sehingga pelanggan bisa mendapatkan banyak pilihan aplikasi ataupun bodi dari karoseri terpilih dengan kualitas yang terjaga dan tertib administrasi," kata Attias Asril, GM Marketing PT IAMI di Jakarta, Selasa (22/5/2019).

Baca juga: Soal Petisi PCX, Honda Anjurkan Konsumen ke AHASS

Asril mengatakan, program sertifikasi kepada karoseri mulai dilakukan pada 2015. Awalnya Isuzu ingin mendukung program pemerintah agar setiap kendaraan bermotor laik jalan. Tapi kemudian berlanjut untuk menjaga mutu produk yang dibuat karoseri.

"Isuzu akan terus menjalankan program sertifikasi karoseri dan terus berupaya untuk mengembangkan kerjasama dengan karoseri di Indonesia. Isuzu juga selalu memastikan produk kami memiliki Sertifikasi Uji Tipe (SUT)," katanya.

Perlu diketahui, SKRB dipegang oleh perusahaan karoseri. Tapi karoseri hanya bisa membuat bodi atau boks jika APM bus dan truk tersebut telah mengantungi SUT yang ditetapkan Kementrian Perhubungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.