Bus Listrik Transjakarta Harus "Berisik"

Kompas.com - 22/05/2019, 15:02 WIB
Bus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019)KOMPAS.com/RYANA ARYADITA Bus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus listrik Transjakarta diharapkan sudah bisa beroperasi di Jakarta pada akhir tahun. Saat ini pihak Transjakarta sedang menyiapkan segala dokumen dan legalisasi agar target tersebut terwujud.

Dewanto Purnacandra, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kementrian Perhubungan mengatakan, bus listrik merek BYD yang dipakai Transjakarta telah mendapat Surat Uji Tipe (SUT) dua bulan lalu atau pada Maret 2019.

Baca juga: Usai Lebaran, Bus Listrik Anak Bangsa Siap Produksi Massal

"Pengujiannya ada uji baterai, dan uji kebisingan. Karena bus listrik juga mesti memiliki suara. Jadi kita minta ada suara, sebab motor listrik minim suara. Karena suara ban di aspal atau suara AC tidak cukup," kata Dewanto di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Dewanto mengatakan, mengenai suara ditentukan tingkat kebisingan aau desibel. Namun mekanismenya nanti ditentukan oleh regulasi kendaraan listrik yang sedang disempurnakan oleh pemerintah.

"Kekerasannya berdasarkan desibel. Nanti soal suara ditentukan dengan regulasi. Bisa saja seperti itu, yakni memakai suara buatan (artificial sound), tapi harus lumayan keras," kata Dewanto.

Baca juga: Tanggapan Scania Soal Bus Listrik di Indonesia

Di tempat terpisah, Sigit Irfansyah, Direktur Sarana Perhubungan Darat Direktorat Perhubungan Darat Kemenhub mengatakan penerapan bunyi pada kendaraan listrik di Indonesia bisa mencontoh di China.

Ia menyebut di negara tersebut bunyi mobil listrik dihasilkan lewat pengeras suara. "Jadi bisa diatur pada kecepatan tertentu minimum harus 50 desibel. Jadi orang tidak akan kaget jika tiba-tiba ada benda di belakangnya," katanya di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Seperti diberitakan, uji coba akan dilakukan mulai Mei 2019 selama enam bulan dengan mengoperasikan 10 bus listrik. Uji coba dilakukan di rute Bundaran Senayan - Monas di jalur feeder atau non-bus rapid transit (BRT).



Terkini Lainnya

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Sport
Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi

Close Ads X